Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah mendengarkan pemaparan dari ODC Energy terkait Floating Solar System.

Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah mendengarkan pemaparan dari ODC Energy terkait Floating Solar System.

KARIMUN, kabarfaktual.id – Masalah defisit listrik yang selama ini menghantui Kabupaten Karimun segera mendapatkan solusi jangka panjang. Perusahaan asal Belanda, PT Outline Dutch Core (ODC Energy), resmi menyatakan ketertarikannya untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan teknologi inovatif di Bumi Berazam.

​Proyek strategis ini rencananya akan berlokasi di Danau Sentani, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing. Jika terealisasi, proyek ini akan menjadi PLTS Floating System (sistem terapung) pertama dan satu-satunya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Perwakilan ODC Energy, Said Fhazli, S.Si., M.Sc., mengungkapkan bahwa keseriusan perusahaan dibuktikan dengan kehadiran langsung Direktur ODC Energy, Mr. Jan Harkema, dan tim Engineering, Mr. Willem, ke Karimun. Pihaknya juga berencana mengusulkan proyek ini agar masuk ke dalam Program Strategis Nasional (PSN) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan penyediaan energi hingga 100 GW.

​”Berdasarkan data awal, kami sangat tertarik berinvestasi di Karimun. Kami akan bekerja sama erat dengan BP Karimun dan Pemkab Karimun. Terkait nilai investasi, akan kami hitung dan sampaikan setelah pertemuan resmi dengan Bupati Karimun,” ujar Said, Sabtu (16/05/2026).

Baca Juga :  Investasi Raksasa Rp 36 Triliun Masuk ke Pulau Sugie, Siap Ubah Wajah Kepri Jadi Pusat Energi Dunia!

​Said juga menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen memberikan dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat setempat melalui penyerapan tenaga kerja lokal serta transfer teknologi secara berkala melalui pelatihan-pelatihan khusus.

​Direktur Perizinan dan Pemasaran Badan Pengusahaan (BP) Karimun, Henry Aris Bawole, S.I.Kom., menyambut baik rencana investasi energi terbarukan ini. Ia menegaskan BP Karimun siap memberikan karpet merah dan bertindak sebagai jembatan untuk mempermudah operasional ODC Energy di wilayah tersebut.

​Henry menjelaskan bahwa proyek PLTS ini sangat berpotensi menyerap alokasi energi terbarukan yang telah ditargetkan oleh pemerintah pusat untuk daerah, sekaligus mengoptimalkan infrastruktur kelistrikan swasta yang sudah ada.

​”Untuk Wilayah Kepri sendiri, kita mendapatkan alokasi kuota sebesar 38,4 MW dari total 100 GW Program Strategis Nasional (PSN) Presiden Prabowo Subianto. Kami tentu berharap dan mendorong agar Kabupaten Karimun, khususnya wilayah Pulau Karimun Besar, dapat menjadi prioritas utama dalam penyerapan kuota tersebut guna menuntaskan persoalan krisis daya listrik secara permanen,” tegas Henry.

Baca Juga :  "RSUD Muhammad Sani Turun Kelas"

Lebih lanjut, Henry memaparkan langkah strategis yang akan diambil oleh BP Karimun untuk memaksimalkan potensi investasi hijau ini di sektor industri.

​”Selain itu, kami dari BP Karimun juga akan menjembatani bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki Wilayah Usaha atau Wilus (Private Power Utility/IUPTLU) agar bisa bekerja sama dengan ODC Energy dalam mengatasi masalah daya listrik. Sehingga, kehadiran ODC Energy ini nantinya dapat menjadi mitra strategis bagi PT Soma Daya Utama dan Karimun Power Plant yang sudah lebih dulu ada di Karimun,” tambah Henry.

Menurut Henry, dengan adanya kepastian pasokan listrik dari ODC Energy yang bersinergi dengan pemegang Wilus lokal, iklim investasi di Kabupaten Karimun akan semakin matang. Ketersediaan daya yang stabil dan bersih (green energy) akan menjadi magnet kuat bagi para investor asing untuk menanamkan modalnya di Karimun tanpa perlu mengkhawatirkan kendala kelistrikan lagi. (RC)

Berita Terkait

Sinergi Jaga Ekosistem, PT TIMAH dan Masyarakat Kundur Barat Bersihkan Pantai Asmara Dewi
Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu 1 Kg dan Ekstasi Asal Malaysia, Nelayan 67 Tahun Ditangkap!
Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Karimun, Muhammad Firdaus Targetkan Penambahan Kursi DPRD
Dampingi Pokdakan Tuah Bersatu, PT TIMAH Sukses Dorong Kemandirian Ekonomi Nelayan Sawang Laut
Cegah Gangguan Keamanan, Rutan Karimun Gelar Razia “One Day One Room Inspection” di Blok Wanita
Ubah Limbah Jadi Rupiah, PT TIMAH Bina Bank Sampah Lanjut Berseri di Kundur Barat
PT TIMAH Kucurkan Bantuan Renovasi Musala Al Fajruh di Kundur, Dorong Kenyamanan Ibadah Warga
Bobrok Birokrasi BP Karimun: Terindikasi Maladministrasi Izin COO, Wewenang Direktur 2 Diduga “Dibajak” Sepihak

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:32 WIB

Sinergi Jaga Ekosistem, PT TIMAH dan Masyarakat Kundur Barat Bersihkan Pantai Asmara Dewi

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:23 WIB

Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu 1 Kg dan Ekstasi Asal Malaysia, Nelayan 67 Tahun Ditangkap!

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:13 WIB

Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Karimun, Muhammad Firdaus Targetkan Penambahan Kursi DPRD

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:17 WIB

Dampingi Pokdakan Tuah Bersatu, PT TIMAH Sukses Dorong Kemandirian Ekonomi Nelayan Sawang Laut

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

Cegah Gangguan Keamanan, Rutan Karimun Gelar Razia “One Day One Room Inspection” di Blok Wanita

Berita Terbaru