Ketua GP Ansor Karimun Sambangi Gubuk Iskandar Muda, Pegawai P3K yang Viral Tinggal di Hunian Tak Layak

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PC GP Ansor, Yusriadi menyerahkan bantuan Rp 3 juta untuk meringankan beban ekonomi Iskandar Muda Soulona.

Ketua PC GP Ansor, Yusriadi menyerahkan bantuan Rp 3 juta untuk meringankan beban ekonomi Iskandar Muda Soulona.

KARIMUN, kabarfaktual.id – Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Karimun, Yusriadi, dalam merespons laporan masyarakat terkait kondisi memprihatinkan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Iskandar Muda Soulona, seorang anggota Satpol PP P3K Kabupaten Karimun, menjadi sorotan setelah kisahnya viral di media sosial. Ia diketahui tinggal di sebuah gubuk yang jauh dari kata layak huni bersama istrinya yang kini tengah mengandung lima bulan.

Melihat kondisi tersebut, Ketua GP Ansor Karimun, Yusriadi, langsung turun ke lokasi yang berada di kawasan Teluk Lekup, Desa Pongkar, pada Jumat (24/04/2026). Dalam kunjungan tersebut, Yusriadi didampingi oleh Sekretaris PCNU Karimun, Ferry Budiaji, serta sejumlah anggota Banser. Sebagai bentuk kepedulian nyata, GP Ansor menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta untuk membantu meringankan beban hidup Iskandar.

​”Kami mengetahui kondisi Sahabat Iskandar dari media sosial. Hari ini kami datang untuk memberikan dukungan moril dan bantuan dana sebesar Rp 3 juta. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga dan sedikit meringankan beban ekonomi mereka,” ujar Yusriadi.

Ketua PC GP Ansor didampingi Sekretaris NU Karimun beserta anggota Banser mengunjungi gubuk Iskandar Muda di Teluk Lekup, Desa Pongkar.

​Dalam dialognya, Yusriadi sempat menawarkan bantuan dana untuk menyewa rumah yang lebih layak, terutama mengingat kondisi istri Iskandar yang sedang hamil. Namun, Iskandar mengaku keberatan dengan alasan kondisi finansialnya yang saat ini sedang terjepit.

​Iskandar menjelaskan bahwa gaji bulannya sudah habis untuk menutupi potongan pinjaman bank dan koperasi. Ia khawatir jika bantuan sewa rumah habis, ia tidak akan sanggup melanjutkan biaya sewa dan terpaksa kembali lagi ke gubuk tersebut.

Baca Juga :  dr. Hendy Nurahadi Kembali Pimpin Perpani Karimun, Targetkan Posisi Dua Besar di Kepulauan Riau

Menanggapi hal itu, Yusriadi menawarkan solusi pemberdayaan ekonomi. Karena gubuk tersebut berada di lahan perkebunan, ia siap menyuplai bibit tanaman jika Iskandar ingin bercocok tanam sebagai penghasilan tambahan.

“Jika ke depan Iskandar membutuhkan bibit untuk berkebun, kami siap bantu. Lokasi di sini sangat potensial untuk bercocok tanam agar ada pemasukan tambahan bagi keluarga,” tambah Yusriadi.

Di akhir kunjungannya, Yusriadi mengetuk hati para dermawan dan masyarakat yang memiliki rezeki berlebih untuk ikut peduli terhadap nasib Iskandar Muda Soulona.

​”Bagi sahabat-sahabat yang memiliki rezeki lebih, mari kita bantu saudara kita ini. Lokasinya berada di Teluk Lekup, Desa Pongkar. Uluran tangan kita sangat berarti bagi mereka, apalagi ada calon bayi yang harus diperhatikan kesehatannya,” pungkasnya. (RC)

Berita Terkait

Dukung Asta Cita Presiden, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepri Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,9 Miliar
ODC Energy Belanda Tawarkan Skema B2B, BP Karimun Warning PT Soma Daya Utama
Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar
Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati
Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri
dr. Hendy Nurahadi Kembali Pimpin Perpani Karimun, Targetkan Posisi Dua Besar di Kepulauan Riau
Peduli Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun
Sembunyikan 9,5 Ton Timah di Dalam Truk, Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman Ilegal ke Riau

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:06 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepri Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,9 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

ODC Energy Belanda Tawarkan Skema B2B, BP Karimun Warning PT Soma Daya Utama

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:42 WIB

Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:48 WIB

Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:58 WIB

Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri

Berita Terbaru

google.com, pub-9453165706086554, DIRECT, f08c47fec0942fa0