KARIMUN – Memasuki malam ke-8 Ramadhan 1447 H, Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Jamiatun Najah, Bukit Cincin, Kecamatan Meral, Rabu (25/02/2026).
Selain mempererat tali silaturahmi, orang nomor satu di Bumi Berazam ini juga membawa pesan kuat mengenai ketahanan pangan dan optimisme pembangunan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Iskandarsyah menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis, di antaranya unit televisi digital untuk keperluan informasi masjid, dana operasional bagi pengurus masjid, serta paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semoga kegiatan Safari Ramadhan ini semakin memperkuat persaudaraan di antara kita. Kami juga memohon doa dari seluruh jamaah agar pelayanan pemerintah ke depan semakin optimal dan mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Karimun,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Hal menarik yang ditekankan Bupati adalah sinkronisasi program pemerintah pusat terkait ketahanan pangan. Bupati mendorong agar setiap desa di Kabupaten Karimun memiliki keunggulan kompetitif melalui konsep “One Village One Product” (Satu Desa Satu Produk).
“Kita akan dorong setiap desa menghasilkan produk sesuai dengan potensi masing-masing. Pemanfaatan ruang kosong di pekarangan rumah untuk bercocok tanam juga harus menjadi budaya baru kita,” tegasnya.
Beberapa desa yang dinilai berhasil menjadi percontohan antara lain:
Desa Selat Mendaun: Berhasil panen cabai rawit setelah sebelumnya sukses dengan panen padi.
Desa Gemuruh & Desa Tulang: Fokus pada budidaya perikanan air tawar (Ikan Nila dan Lele).
Desa Pongkar & Desa Lubuk: Mengembangkan sektor peternakan ayam.
Pulau Jang: Potensi peternakan ayam yang terus dikembangkan.
Bupati juga mengumumkan rencana bantuan bibit kelapa untuk lahan seluas 500 hektar. Mengingat kelapa adalah tanaman jangka panjang (long term), ia menyarankan pola tumpang sari dengan menanam komoditas bulanan di sela-sela lahan tersebut.
Lebih lanjut, ia mengajak generasi muda untuk tidak gengsi terjun ke dunia pertanian. Namun, ia menekankan pentingnya menjadi petani modern yang menguasai teknologi.
Menutup sambutannya, Bupati Iskandarsyah mengingatkan warga untuk menjaga keasrian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga memberikan motivasi keras terkait etos kerja masyarakat.
“Di dunia ini tidak ada orang yang bodoh, yang ada hanyalah orang malas. Mari kita buang rasa malas, bangkitkan semangat untuk membangun kabupaten yang kita cintai ini,” pungkasnya. (RC)








