KARIMUN – Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., secara resmi melantik pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Meral di SMPS Cahaya, Senin (26/1/2026).
Dalam prosesi pelantikan tersebut, Muhammad Karta resmi ditetapkan sebagai Ketua Kwarran Pramuka Kecamatan Meral.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar bagi kepengurusan yang baru saja dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari rangkaian penguatan organisasi Pramuka di seluruh wilayah Kabupaten Karimun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sukses kepada ketua beserta pengurus yang sudah dilantik hari ini. Ini adalah Kwartir Ranting kedua yang dilantik setelah sebelumnya kami melantik Kwarran Kundur. Insya Allah, untuk ranting yang lain akan kami selesaikan setelah Lebaran, sekitar bulan April atau Mei mendatang,” ujar Wakil Bupati Rocky.

Wabup Rocky menekankan bahwa gerakan Pramuka memiliki peran krusial dalam membentuk karakter positif anak muda di Kabupaten Karimun. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Karimun telah mengalokasikan anggaran yang bersifat proporsional dan tepat sasaran sesuai kebutuhan organisasi. Wabup Rocky juga mendorong pihak sekolah untuk terus menggalakkan identitas Pramuka, salah satunya melalui imbauan penggunaan seragam Pramuka setiap hari Kamis.
Sementara itu, Ketua Kwarran Pramuka Kecamatan Meral, Muhammad Karta, menyatakan kesiapannya untuk langsung “tancap gas” menjalankan roda organisasi. Program prioritas yang akan segera dilaksanakan adalah Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjut (KML) dengan pendampingan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Karimun.
“Tujuan utama KMD dan KML ini adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, agar memiliki pengetahuan kepramukaan yang lebih intens,” jelas Muhammad Karta.
Lebih lanjut, Muhammad Karta yang memimpin total 42 orang pengurus ini menjelaskan rencana strategisnya untuk turun langsung ke sekolah-sekolah di wilayah Meral. Fokus utamanya adalah memberikan pendampingan terkait manajemen Pramuka, terutama mengenai sinkronisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar tidak terbentur aturan teknis. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karimun untuk mencari solusi agar biaya operasional Pramuka dapat terserap dengan baik dan legal.
Sebagai langkah inovasi untuk memotivasi anggota, Kwarran Meral juga berencana menggelar kegiatan kolaboratif yang menggabungkan tiga sekolah dalam satu perkemahan bersama. Ajang ini nantinya akan menjadi wadah bagi siswa untuk unjuk keterampilan dan pengetahuan melalui berbagai perlombaan kecil yang rencananya akan dijadikan agenda rutin tahunan. (RC)







