Karimun – Pemerintah Pusat launching Gerakan Pangan Murah dalam rangka menstabilkan harga pangan dan meningkatkan ketersediaan beras di masyarakat. Dalam hal ini tidak ketinggalan Pemerintah Kabupaten Karimun bekerjasama dengan Polres Karimun dan Bulog melaksanakan juga Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Camat Meral, Sabtu, 30 Agustus 2025. “Kegiatan ini menandakan pemerintah hadir untuk masyarakat dalam mengatasi masalah pangan, terutama dengan naiknya harga beras,” ujar Bupati Karimun.
Stok Beras Aman hingga Akhir Tahun
Bupati Karimun menyatakan bahwa Gerakan Pangan Murah ini akan berlangsung sampai bulan Desember, pemerintah telah menyiapkan 1,3 juta ton beras untuk seluruh Indonesia. Khusus untuk Kabupaten Karimun, stok beras medium merk SPHP sebanyak 3000 ton diprediksi aman untuk 6 bulan ke depan. Sementara Pemkab Karimun telah menyebarkan 250 ton dan akan menerima tambahan 250 ton lagi beras premium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemkab Karimun Siap Menghadapi Keterbatasan Beras Premium
Bupati Karimun menjelaskan bahwa keterbatasan beras premium bukan hanya terjadi di Karimun, tetapi juga di daerah lain karena kasus beras oplosan. Namun, Pemkab Karimun tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Akhir Agustus ini, akan ada tambahan pasokan beras dari Jakarta sebanyak 60 ton.

Dalam kesempatan ini, Bupati Karimun mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan memanfaatkan kemudahan yang disediakan oleh pemerintah. “Pemkab Karimun akan tetap hadir untuk masyarakat Karimun Besar dan juga yang di pulau-pulau, jadi diharapkan masyarakat jangan panik,” pungkas Bupati.
Dengan adanya Gerakan Pangan Mpurah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau dan stabil. Pemerintah juga memastikan bahwa stok beras di Karimun cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. (RC)








