KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun bergerak cepat mendukung program prioritas pemerintah pusat. Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, menyampaikan bahwa wilayahnya akan segera memiliki Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan yang digagas langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Rencana besar ini diprioritaskan untuk wilayah Pulau Kundur, tepatnya di Kecamatan Kundur Barat. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan bagi masyarakat di wilayah pulau. Hal ini di sampaikan saat Bupati Iskandarsyah safari ramadhan di Masjid Nurul Ihsan, Kecamatan Karimun, Kamis (19/2/2026).
Bupati Iskandarsyah mengungkapkan bahwa langkah konkret telah diambil dengan menyiapkan lahan seluas 6 hektar (ha) yang dihibahkan oleh Pemkab Karimun. Lahan tersebut merupakan salah satu syarat utama yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemkab Karimun sendiri menghibahkan 6 ha untuk sekolah rakyat ini, itu persyaratan yang ditetapkan dari pemerintah pusat dan sertifikatnya sudah siap,” ujar Bupati.
Meski lahan dan sertifikat sudah tersedia, Bupati mengakui masih ada beberapa tahapan administratif yang harus dituntaskan. Ia berharap seluruh proses dokumen pendukung dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Semoga semua persyaratan segera selesai, karena kadang-kadang ada perubahan terhadap persyaratan yang harus segera kita penuhi,” tambahnya.
Selain masalah lahan, Pemerintah Daerah juga tengah fokus menyiapkan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Langkah ini penting dilakukan agar pembangunan fisik nantinya tidak menemui kendala hukum maupun lingkungan di masa depan.
Bupati menargetkan seluruh kelengkapan berkas dapat rampung pada bulan depan agar proyek strategis ini bisa segera memasuki tahapan selanjutnya.
“Amdal juga harus kita siapkan. Semoga bulan Maret persyaratan sudah selesai,” kata Bupati optimis.
Proses verifikasi lokasi pun sudah mulai berjalan. Tim teknis terkait telah turun ke lapangan untuk memastikan kelayakan lahan di Kundur Barat tersebut sebagai lokasi berdirinya Sekolah Rakyat pertama di Karimun.
“Alhamdulillah tim sudah survei, jika nanti memenuhi syarat dan layak, kita akan siapkan amdal,” ujar Bupati menutup keterangannya.
Program Sekolah Rakyat ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana belajar-mengajar, tetapi juga simbol pemerataan pendidikan hingga ke pelosok daerah di Kabupaten Karimun. (RC)








