Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Investor asal Belanda di dampingi Direktur Perizinan dan Pemasaran BP Karimun, Henry Aris Bawole, S.I.Kom saat meninjau Embung Air Baku Desa Pongkar

Investor asal Belanda di dampingi Direktur Perizinan dan Pemasaran BP Karimun, Henry Aris Bawole, S.I.Kom saat meninjau Embung Air Baku Desa Pongkar

KARIMUN, kabarfaktual.id – Rencana investasi besar-besaran di sektor energi terbarukan oleh investor asal Belanda, PT Outline Dutch Core (ODC Energy), di Kabupaten Karimun terus mematangkan langkah. Pada hari kedua kunjungannya, perusahaan langsung bergerak cepat memetakan sejumlah titik strategis di wilayah Kecamatan Tebing dan Kecamatan Meral.

Menurut perwakilan dari OD​C Energy, Said Fhazli, S.Si., M.Sc., agenda hari kedua ini difokuskan pada peninjauan lapangan ke kawasan PT BGMM Teluk Lekup, Danau Degung, dan Embung Air Baku di Desa Pongkar. Setelah itu, tim bergerak menuju lokasi PT Karimun Power Plant di Parit Benut, Kecamatan Meral.

Sementara ​Direktur ODC Energy, Mr. Jan Hankerma, menyatakan kepuasan mendalam setelah melihat langsung kondisi geografis dan infrastruktur air yang ada di Bumi Berazam. Berdasarkan kalkulasi awal tim teknisnya, dua danau di Desa Pongkar menyimpan potensi energi bersih yang sangat menjanjikan.

Investor asal Belanda berbincang dengan Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., M.M., saat berada di Danau Degung Desa Pongkar.

​”Lokasi Danau Degung di Desa Pongkar diperkirakan mampu menghasilkan daya listrik sebesar 7 Megawatt (MW). Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 MW dapat langsung disuplai untuk memenuhi kebutuhan operasional PT BGMM, sementara sisanya bisa dialokasikan ke perusahaan lain di kawasan tersebut,” ujar Mr. Jan Hankerma.

Tak hanya Danau Degung, Mr. Jan juga membeberkan potensi yang jauh lebih besar di lokasi kedua, yaitu Danau Embung Air Baku Desa Pongkar.

​”Untuk lokasi Danau Embung Air Baku, estimasi daya yang bisa dihasilkan mencapai 17 MW. Seluruh data dari kunjungan lokasi ini akan segera kami bawa untuk dihitung secara rinci dan dirapatkan bersama jajaran direksi ODC Energy pusat,” tambahnya.
​Jika ditotal, dua titik di Desa Pongkar ini saja berpotensi menyumbang pasokan energi hijau hingga 24 MW bagi Kabupaten Karimun.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Karimun.
Investor asal Belanda menemukan potensi daya yang besar di Embung Air Baku Desa Pongkar.

​Di sisi lain, langkah investasi asing ini tetap harus berjalan di atas koridor regulasi yang ketat. Direktur Perizinan dan Pemasaran Badan Pengusahaan (BP) Karimun, Henry Aris Bawole, S.I.Kom., menegaskan bahwa PT ODC Energy wajib bermitra dengan Wilayah Usaha (Wilus) milik perusahaan yang berada di bawah naungan resmi BP Karimun.

Guna mempercepat proses dan memastikan tidak ada aturan yang dilanggar di kemudian hari, Henry juga meminta langkah tegas dari internal BP Karimun.

​”Kami mendesak Kepala BP Karimun untuk segera membentuk tim evaluasi menyeluruh terhadap PT Soma Daya Utama dan PT Karimun Power Plant. Langkah ini penting agar investasi dari ODC Energy tidak terbentur dengan regulasi yang sudah ditetapkan,” tegas Henry Bawole.

Kehadiran tim evaluasi ini diharapkan dapat mengurai sumbatan regulasi ketenagalistrikan di Karimun, sehingga komitmen ODC Energy untuk mengatasi defisit listrik dan menyerap tenaga kerja lokal bisa segera direalisasikan tanpa hambatan birokrasi. (RC)

Berita Terkait

Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati
Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri
dr. Hendy Nurahadi Kembali Pimpin Perpani Karimun, Targetkan Posisi Dua Besar di Kepulauan Riau
Peduli Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun
Sembunyikan 9,5 Ton Timah di Dalam Truk, Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman Ilegal ke Riau
Sinergi Bareng TNI-Polri, Rutan Karimun Gelar Ikrar Bersama dan Razia Blok Hunian Demi Pemasyarakatan Bersih
Optimalkan Pelayanan Publik, Bagian PBJ Karimun Gelar FKP Implementasi Perpres Nomor 46 Tahun 2025
Peringati May Day 2026, FSPMI PT Saipem Gelar Pawai Kostum Anak dan Donor Darah: Fokus pada Kesejahteraan Buruh

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:42 WIB

Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:48 WIB

Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:58 WIB

Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri

Senin, 11 Mei 2026 - 07:40 WIB

dr. Hendy Nurahadi Kembali Pimpin Perpani Karimun, Targetkan Posisi Dua Besar di Kepulauan Riau

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:04 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun

Berita Terbaru

google.com, pub-9453165706086554, DIRECT, f08c47fec0942fa0