Karimun – Bupati Karimun Ing H. Iskandarsyah mulai melakukan mutasi dan rotasi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Pemerintah Kabupaten Karimun. Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di Gedung Nilam Sari, Rabu, 3 September 2025.
Mutasi ini berlangsung untuk pertama kali setelah Bupati Karimun Ing H.Iskandarsyah, dan Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, S.Sos., dilantik bulan Februari untuk periode 2024-2029.
Bupati Karimun menyampaikan Sebanyak lima (5) pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik, serta 4 pejabat lama dipertahankan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya Rahmadi Apt M.AP jabatan baru Kepala Dinas Sosial, Ahmadi menduduki Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan M.Yunus yang semula menjabat Kepala Dinas Pariwisata menduduki Staff Ahli.
Sementara empat pejabat lama yang ikut dilantik, dan masih menduduki posisi yang sama yakni Edi Muar dengan jabatan Sekretaris DPRD, Usman SSi (Kadispora), Sukri Jaya Putra (Kadis Pertanian), dan Ruffindi (Kadisnakerin).
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran dan penguatan struktur organisasi di lingkungan Pemkab Karimun. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan kinerja pelayanan publik dan mempercepat realisasi program-program pembangunan yang telah direncanakan. Yang mana mencakup berbagai tingkatan, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Jabatan Administrator (Eselon III), Jabatan Pengawas (Eselon IV), hingga Jabatan Fungsional. Langkah ini diambil sebagai upaya penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pelayanan publik di lingkungan Pemkab Karimun.
Dalam sambutannya, Bupati Karimun menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan komitmen tinggi dari para pejabat yang baru dilantik. “Jabatan adalah amanah, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan bekerjasama untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Karimun yang lebih maju,” ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan agar para pejabat baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing dan melakukan terobosan-terobosan inovatif. “Jangan bekerja hanya berdasarkan rutinitas. Cari solusi-solusi baru yang kreatif untuk mengatasi masalah di lapangan. Jaga kekompakan dan sinergi, karena keberhasilan kita adalah keberhasilan bersama,” pungkasnya. (Dinda)







