PANGKALPINANG, kabarfaktual.id – Seleksi Program Kelas Beasiswa PT Timah Tbk untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 masih berlanjut. Setelah lolos seleksi administrasi hingga wawancara, 36 siswa kini masuk tahap krusial: tes kesehatan.
Tes kesehatan digelar 2-4 Juni 2026 serentak di 3 wilayah kerja PT Timah, yaitu Pulau Bangka, Belitung, dan Karimun. Tahap ini jadi penentu akhir sebelum peserta resmi diterima di Program Kelas Beasiswa unggulan perusahaan tambang pelat merah tersebut.
Program Kelas Beasiswa PT Timah sudah lama dikenal sebagai program pendidikan unggulan. Tujuannya jelas: mencetak SDM berkualitas dari Bangka Belitung dan Karimun tanpa membebani biaya orang tua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum masuk tes kesehatan, peserta sudah melewati 6 tahapan seleksi ketat:
1. Seleksi Administrasi
2. Tes Potensi Akademik
3. Psikotes
4. Wawancara
5. Analisa Psikologi Klinis
6. Validasi Dokumen
Artinya, 36 siswa yang bertahan sampai tahap ini memang sudah teruji kualitas akademik dan karakternya.
Salah satu peserta, Juli Alpiano dari SMP Negeri 3 Pangkalpinang, mengaku bersyukur bisa sampai tahap akhir. Ia sudah mempersiapkan diri maksimal, termasuk puasa 12 jam sesuai aturan panitia agar hasil lab akurat.
“Saya senang bisa lewati semua tahap dari administrasi, TPA, psikotes, wawancara sampai tes kesehatan sekarang,” kata Juli.
Motivasinya ikut program ini juga sederhana tapi kuat: meringankan beban orang tua.
“Saya ingin sekolah di sekolah bagus tanpa bikin orang tua keluar biaya besar. Program Beasiswa PT Timah jawabannya,” ujarnya.
Menurut Juli, proses seleksi berjalan objektif. Siswa yang lolos sampai tahap ini memang yang terbaik.
“Teman-teman yang sampai sini saya rasa memang peserta berkualitas,” tambahnya.
Juli kini berharap hasil tes kesehatannya lancar. Targetnya satu: diterima di SMA Negeri 1 Pemali lewat jalur Beasiswa PT Timah.
“Semoga hasilnya baik dan saya bisa lolos,” harapnya.
Program Kelas Beasiswa PT Timah di SMA Negeri 1 Pemali jadi incaran karena fasilitas lengkap + tanpa biaya pendidikan. Bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, ini jadi jalan pintas meraih pendidikan terbaik di Bangka Belitung.
Hasil tes kesehatan 2-4 Juni 2026 akan jadi penentu siapa saja yang berhak mengisi kursi beasiswa tahun ajaran baru. (*)







