KARIMUN, kabarfaktual.id – Komitmen dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat dan karyawan di wilayah operasional terus dibuktikan oleh PT TIMAH (Persero) Tbk. Sebagai langkah preventif mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), perusahaan secara rutin melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan massal.
Kegiatan fogging yang dimotori oleh PT TIMAH Division Area Kundur ini menyasar berbagai titik strategis. Mulai dari kawasan perumahan karyawan, area perkantoran, PLTD, Balai Karya, sekolah, tempat ibadah, hingga fasilitas umum (fasum) lainnya yang berada di sekitar lingkungan perusahaan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan higienis. Terlebih, saat ini wilayah Karimun mulai memasuki musim penghujan yang rawan memicu lonjakan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
Warga Komplek Merasa Lebih Aman dan Tenang
Aksi tanggap dari PT TIMAH ini mendapat apresiasi langsung dari warga sekitar. Ketua RW 08 Komplek PT TIMAH Kundur Barat, Amsir, mengungkapkan bahwa pengasapan rutin ini memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat, khususnya di tengah cuaca ekstrem.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang secara konsisten melaksanakan fogging di lingkungan komplek. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat dan kami berharap tidak ada warga yang sampai terjangkit demam berdarah,” tutur Amsir.
Hal senada juga diutarakan oleh Jaswadi, salah seorang warga komplek. Menurutnya, fogging berkala ini membuat warga bisa bernapas lebih lega dan tidak waswas terhadap ancaman gigitan nyamuk pembawa virus DBD.
“Kami merasa lebih tenang karena ada upaya pencegahan yang dilakukan secara rutin oleh perusahaan. Sebagai timbal balik, warga di sini juga aktif menggelar gotong royong membersihkan selokan dan lingkungan sekitar untuk memaksimalkan pencegahan,” kata Jaswadi.
Melalui program kesehatan preventif yang berkelanjutan seperti ini, PT TIMAH terus membuktikan kontribusi nyatanya dalam menyokong peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di wilayah operasional perusahaan, demi terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman, dan lestari. (*)







