PANGKALPINANG, kabarfaktual.id – Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh PT TIMAH (Persero) Tbk melalui program bantuan sosial di sektor kesehatan. Kali ini, perusahaan plat merah tersebut menyerahkan bantuan biaya pengobatan bagi Zuliaifanda, bayi berusia 10 bulan asal Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.
Buah hati dari Zuljefri ini diketahui mengidap penyakit jantung bocor sejak lahir. Kondisi medis tersebut mengharuskan Zuliaifanda menjalani perawatan intensif secara berkelanjutan di rumah sakit rujukan di Kota Batam.
Sang ayah, Zuljefri, menuturkan bahwa anak ketiganya itu telah berjuang melawan kelainan jantung bawaan sejak pertama kali menghirup udara dunia. Di usianya yang belum genap satu tahun, Zuliaifanda sudah tiga kali menjalani pengobatan di Batam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Anak kami mengalami jantung bocor sejak lahir. Sempat direncanakan untuk operasi, namun karena ada kendala medis, pengobatan harus dilakukan secara bertahap,” ujar Zuljefri.
Ia menceritakan bahwa sebelumnya kondisi sang bayi sangat memprihatinkan. Lemahnya fungsi pompa jantung membuat Zuliaifanda sulit makan dan sering muntah selama berbulan-bulan. Namun, berkat perawatan rutin, kini kondisinya mulai menunjukkan perkembangan positif.
Bagi Zuljefri yang bekerja serabutan, biaya pengobatan bukan satu-satunya tantangan. Biaya transportasi laut dan akomodasi selama berada di Batam menjadi beban finansial yang sangat berat. Sekali keberangkatan membutuhkan dana yang tidak sedikit, sementara mereka harus kembali dalam waktu dekat untuk tindakan medis selanjutnya.
“Yang paling berat itu biaya perjalanan dan tempat tinggal selama di Batam. Apalagi saya hanya bekerja serabutan,” ungkapnya.
Kehadiran PT TIMAH melalui bantuan biaya pengobatan ini menjadi angin segar bagi keluarga Zuljefri. Ia mengaku sangat bersyukur karena bantuan tersebut dapat memastikan pengobatan anaknya tetap berlanjut.
“Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH sangat membantu kami, terutama untuk biaya transportasi dan akomodasi. Terima kasih karena sudah peduli di tengah kesulitan kami untuk menyembuhkan anak kami,” tuturnya dengan haru.
Zuljefri berharap PT TIMAH terus maju dan jaya, sehingga program-program bantuan sosial seperti ini dapat terus menjangkau masyarakat kecil yang sedang berjuang melawan penyakit kronis namun terkendala biaya.
Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu pilar Corporate Social Responsibility (CSR) PT TIMAH yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. (*)






