Dukung Ketahanan Pangan Nasional, PT TIMAH Tbk Perkuat Sektor Peternakan di Kundur Barat

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Unggas Sejahtera di Desa Sawang Laut Kobel, Kecamatan Kundur Barat. (Foto: Istimewa/Dok. PT Timah)

Kelompok Unggas Sejahtera di Desa Sawang Laut Kobel, Kecamatan Kundur Barat. (Foto: Istimewa/Dok. PT Timah)

KARIMUN, kabarfaktual.id – Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam memberdayakan ekonomi masyarakat di wilayah operasionalnya terus membuahkan hasil nyata. Melalui program pengembangan sektor peternakan, emiten pertambangan plat merah ini sukses membina Kelompok Unggas Sejahtera di Desa Sawang Laut Kobel, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. ​Program yang dimulai sejak tahun 2025 ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus menciptakan sumber pendapatan alternatif bagi warga, khususnya yang berprofesi sebagai nelayan.

Ketua Kelompok Unggas Sejahtera, Alizan, mengungkapkan bahwa dukungan PT TIMAH sangat krusial bagi keberlangsungan usaha kelompoknya. Berawal dari 200 bibit ayam, kini populasi ternak mereka telah berkembang menjadi 400 ekor.

​”Sejak awal kami dibantu oleh PT TIMAH, mulai dari pembangunan kandang, penyediaan bibit, hingga peralatan pendukung lainnya. Saat ini kami sedang fokus pada pengembangan pembibitan mandiri,” ujar Alizan.

​Meskipun sempat menghadapi tantangan berupa kenaikan harga pakan yang berdampak pada jumlah ternak, kelompok ini tetap bertahan berkat pendampingan berkelanjutan dari perusahaan.

​Salah satu terobosan besar dalam pembinaan ini adalah pemberian mesin pembuat pakan (pelet) dan mesin penetas telur. Fasilitas ini memungkinkan para peternak untuk menekan biaya operasional yang selama ini membengkak akibat harga pakan pabrikan yang mahal.

​“Alhamdulillah, sekarang kami sudah bisa menghasilkan bibit sendiri dan tidak bergantung pada pasokan dari luar. Mesin pakan yang diberikan sangat membantu kami untuk lebih mandiri secara biaya,” tambah Alizan.

Desa Sawang Laut Kobel kini bertransformasi menjadi kawasan pemberdayaan terpadu milik PT TIMAH. Selain peternakan unggas, di lokasi ini juga dikembangkan berbagai sektor ekonomi kreatif lainnya, seperti:
​Budidaya Ikan, ​Produksi Terasi Lokal dan Pertanian Hidroponik

Baca Juga :  HUT PGRI ke-80: Bupati Iskandarsyah Fokus Tingkatkan IPM dan Kaji Sekolah 5 Hari di Karimun

​Integrasi berbagai sektor ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Desa Sawang Laut secara berkelanjutan. Alizan mengakui bahwa program ini memberikan tambahan penghasilan yang sangat berarti bagi para anggotanya.

Melihat potensi pasar yang tinggi untuk permintaan ayam dan telur, Alizan berharap kemitraan dengan PT TIMAH dapat terus ditingkatkan. Fokus utama kelompok ke depan adalah pengoptimalan mesin pelet pakan agar produksi bisa lebih masif dan mandiri sepenuhnya.

Program pemberdayaan masyarakat ini menjadi bukti nyata komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan, sekaligus menjalankan pilar tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat di wilayah operasional. (*)

Berita Terkait

Dukung Asta Cita Presiden, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepri Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,9 Miliar
ODC Energy Belanda Tawarkan Skema B2B, BP Karimun Warning PT Soma Daya Utama
Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar
Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati
Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri
Waspada Penipuan! PT TIMAH Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen Karyawan, Masyarakat Diminta Hati-Hati Modus Undangan Interview Palsu
PT TIMAH Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Bayi Penderita Jantung Bocor di Kundur Barat
dr. Hendy Nurahadi Kembali Pimpin Perpani Karimun, Targetkan Posisi Dua Besar di Kepulauan Riau

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:06 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepri Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,9 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

ODC Energy Belanda Tawarkan Skema B2B, BP Karimun Warning PT Soma Daya Utama

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:42 WIB

Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:48 WIB

Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:58 WIB

Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri

Berita Terbaru

google.com, pub-9453165706086554, DIRECT, f08c47fec0942fa0