KARIMUN, kabarfaktual.id – Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Karimun, Yusriadi, dalam merespons laporan masyarakat terkait kondisi memprihatinkan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Iskandar Muda Soulona, seorang anggota Satpol PP P3K Kabupaten Karimun, menjadi sorotan setelah kisahnya viral di media sosial. Ia diketahui tinggal di sebuah gubuk yang jauh dari kata layak huni bersama istrinya yang kini tengah mengandung lima bulan.
Melihat kondisi tersebut, Ketua GP Ansor Karimun, Yusriadi, langsung turun ke lokasi yang berada di kawasan Teluk Lekup, Desa Pongkar, pada Jumat (24/04/2026). Dalam kunjungan tersebut, Yusriadi didampingi oleh Sekretaris PCNU Karimun, Ferry Budiaji, serta sejumlah anggota Banser. Sebagai bentuk kepedulian nyata, GP Ansor menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta untuk membantu meringankan beban hidup Iskandar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami mengetahui kondisi Sahabat Iskandar dari media sosial. Hari ini kami datang untuk memberikan dukungan moril dan bantuan dana sebesar Rp 3 juta. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga dan sedikit meringankan beban ekonomi mereka,” ujar Yusriadi.

Dalam dialognya, Yusriadi sempat menawarkan bantuan dana untuk menyewa rumah yang lebih layak, terutama mengingat kondisi istri Iskandar yang sedang hamil. Namun, Iskandar mengaku keberatan dengan alasan kondisi finansialnya yang saat ini sedang terjepit.
Iskandar menjelaskan bahwa gaji bulannya sudah habis untuk menutupi potongan pinjaman bank dan koperasi. Ia khawatir jika bantuan sewa rumah habis, ia tidak akan sanggup melanjutkan biaya sewa dan terpaksa kembali lagi ke gubuk tersebut.
Menanggapi hal itu, Yusriadi menawarkan solusi pemberdayaan ekonomi. Karena gubuk tersebut berada di lahan perkebunan, ia siap menyuplai bibit tanaman jika Iskandar ingin bercocok tanam sebagai penghasilan tambahan.
“Jika ke depan Iskandar membutuhkan bibit untuk berkebun, kami siap bantu. Lokasi di sini sangat potensial untuk bercocok tanam agar ada pemasukan tambahan bagi keluarga,” tambah Yusriadi.
Di akhir kunjungannya, Yusriadi mengetuk hati para dermawan dan masyarakat yang memiliki rezeki berlebih untuk ikut peduli terhadap nasib Iskandar Muda Soulona.
”Bagi sahabat-sahabat yang memiliki rezeki lebih, mari kita bantu saudara kita ini. Lokasinya berada di Teluk Lekup, Desa Pongkar. Uluran tangan kita sangat berarti bagi mereka, apalagi ada calon bayi yang harus diperhatikan kesehatannya,” pungkasnya. (RC)









