KARIMUN – Persiapan menuju ibadah suci di tanah suci resmi dimulai. Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, membuka secara resmi Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H / 2026 M di Aula Darun Nadwah, Masjid Agung Poros, Rabu (11/2/2026).
Tahun ini, penyelenggaraan haji mengusung tema yang sangat inklusif, yakni “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”. Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan dan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah selama proses persiapan hingga keberangkatan.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandarsyah menjelaskan adanya transisi kelembagaan tahun ini dengan hadirnya Kementerian Haji dan Umrah (sebelumnya di bawah Kemenag). Meski demikian, Bupati menjamin dukungan Pemkab Karimun tetap solid dan berkelanjutan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah daerah tetap support penuh sesuai kemampuan yang ada. Pesan saya kepada para jamaah calon haji, tetaplah menjaga niat yang ikhlas. Dengan niat yang baik, Insya Allah, Allah akan memberi kekuatan,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Selain aspek spiritual, Bupati juga mengingatkan jamaah untuk mempersiapkan fisik secara maksimal. Pasalnya, ibadah haji merupakan ibadah yang menuntut ketahanan fisik, mulai dari prosesi Wukuf di Arafah, Mabit di Mina, Tawaf, hingga melempar Jumrah.
Sementara itu, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Karimun, Mulyadi, menyampaikan bahwa manasik terintegrasi ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Berdasarkan data terbaru, total jamaah calon haji yang akan diberangkatkan dari Kabupaten Karimun berjumlah 121 orang.
“Jamaah kita masuk dalam Gelombang ke-2 Kloter 1. Dari total awal 129 orang, saat ini tercatat 121 orang setelah adanya mutasi keluar-masuk antar daerah. Itu adalah hak jamaah untuk memilih titik keberangkatan, dan kami memfasilitasi dengan sebaik-baiknya,” jelas Mulyadi.
Hal menarik pada musim haji tahun ini adalah rentang usia jamaah yang cukup jauh. Jamaah termuda tercatat atas nama Hafidz Akbar (26 tahun) dari Kecamatan Meral, sementara jamaah tertua adalah Ibu Jaliah (84 tahun) dari Kecamatan Kundur.
Rencananya, jamaah calon haji Karimun akan diberangkatkan menuju Embarkasi Batam pada tanggal 22 April 2026, dan dijadwalkan terbang langsung menuju Madinah pada pertengahan Juli 2026. (RC)









