Pemberdayaan Perempuan: KWT Lanjut Lestari Olah Rebon Jadi ‘Belacan Cinta’ Berkat Binaan PT TIMAH Tbk

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. PT Timah Tbk

Foto: Dok. PT Timah Tbk

​KARIMUN, kabarfaktual.id – Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kembali membuahkan hasil nyata. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), perusahaan plat merah ini berhasil membina Kelompok Wanita Tani (KWT) Lanjut Lestari di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, menjadi produsen terasi berkualitas.

​Kelompok yang beranggotakan 10 orang ibu rumah tangga ini kini sukses memproduksi terasi dengan merek dagang ‘Belacan Cinta’. Produk ini memanfaatkan melimpahnya potensi udang rebon di wilayah pesisir Kundur yang sebelumnya belum terolah secara optimal.

​Ketua KWT Lanjut Lestari, Susilawati, mengungkapkan bahwa pembentukan kelompok mereka bermula dari dukungan penuh PT TIMAH Tbk. Awalnya, para anggota tidak memiliki keahlian dalam mengolah udang rebon menjadi produk bernilai jual tinggi.

​“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Awalnya kami tidak tahu cara membuat belacan, tapi setelah diberikan pelatihan oleh PT TIMAH, sekarang kami sudah bisa memproduksi sendiri. Potensi udang rebon di sini sangat besar, dan sekarang sudah jadi produk yang bisa dijual,” ujar Susilawati.

Dukungan PT TIMAH Tbk tidak berhenti pada pelatihan saja. Untuk memastikan keberlanjutan usaha, perusahaan juga membangun rumah produksi serta memberikan bantuan alat hingga mesin pembuat terasi modern.

“Dukungan dari PT TIMAH sangat besar, mulai dari alat produksi, mesin, sampai dibangunkan tempat produksi. Kami benar-benar didukung penuh,” tambahnya.

Saat ini, ‘Belacan Cinta’ mulai dikenal luas. Produk terasi ini tidak hanya beredar di warung-warung sekitar desa, tetapi sudah merambah ke luar Kecamatan Kundur Barat, seperti Tanjung Balai Karimun hingga Kota Batam.

Baca Juga :  "Pertukaran Seni dan Budaya Indonesia - China, Wakil Bupati Karimun: Mari Saling Mengenal, Memahami dan Mengahargai Perbedaan Budaya"

Hadirnya program pemberdayaan ini memberikan dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi para anggota. Para ibu rumah tangga yang sebelumnya hanya fokus pada urusan domestik, kini memiliki penghasilan tambahan untuk membantu ekonomi keluarga.

​“Sekarang kami punya penghasilan sendiri. Walaupun tidak besar, tapi sangat membantu meringankan beban suami. Hasil penjualan juga kami sisihkan untuk kas kelompok dan dana sosial,” kata Susilawati.

​Ia berharap pendampingan ini terus berlanjut hingga kelompoknya benar-benar mandiri dan mampu menembus pasar yang lebih luas. Melalui pemanfaatan potensi lokal ini, PT TIMAH Tbk terus berupaya menciptakan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah operasionalnya. (*)

Berita Terkait

Dukung Asta Cita Presiden, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepri Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,9 Miliar
ODC Energy Belanda Tawarkan Skema B2B, BP Karimun Warning PT Soma Daya Utama
Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar
Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati
Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri
Waspada Penipuan! PT TIMAH Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen Karyawan, Masyarakat Diminta Hati-Hati Modus Undangan Interview Palsu
PT TIMAH Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Bayi Penderita Jantung Bocor di Kundur Barat
dr. Hendy Nurahadi Kembali Pimpin Perpani Karimun, Targetkan Posisi Dua Besar di Kepulauan Riau

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:06 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepri Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,9 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

ODC Energy Belanda Tawarkan Skema B2B, BP Karimun Warning PT Soma Daya Utama

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:42 WIB

Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:48 WIB

Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:58 WIB

Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri

Berita Terbaru

google.com, pub-9453165706086554, DIRECT, f08c47fec0942fa0