“Selundupkan 704,8 Kg Sabu, 5 Warga Negara Myanmar Dituntut Hukuman Mati di PN Tanjung Balai Karimun”

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Karimun melayangkan tuntutan maksimal terhadap lima orang terdakwa warga negara asing (WNA) asal Myanmar dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun, Senin (22/12/2025). Kelima terdakwa dituntut pidana mati atas kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 704,8 kilogram.

Kelima terdakwa tersebut adalah Sat Paing alias Taa May, Muhamad Mustofa alias Pyone Cho, Soe Win alias Baoporn Kingkaew, Aung Kyaw Oo, dan Khaing Lin alias Lin Lin Bin U Tan Lwin.

Dalam amar tuntutannya, JPU menyatakan bahwa berdasarkan fakta persidangan, para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram. Perbuatan mereka dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga :  Buka Turnamen Paya Manggis Cup I, Wabup Rocky Bawole: Ini Ajang Regenerasi Atlet Karimun

Selain tuntutan badan, JPU juga membacakan status barang bukti yang disita dalam perkara ini:
– Dirampas untuk Negara: 1 unit kapal pukat ikan bernama “Aungtoetoe 99”, 2 unit GPS Samyung, 3 unit radio komunikasi, telepon satelit Thuraya, perangkat Starlink (Power Supply & Router), perangkat ORBCOMM, serta antena penguat sinyal.
– Dirampas untuk Dimusnahkan: 5 unit telepon seluler berbagai merek (Oppo, Vivo, Realme, dan Infinix) milik para terdakwa.
– Dikembalikan: 2 buah kartu identitas milik saksi Aung Kyaw Oo.

JPU menegaskan bahwa tidak ada hal meringankan yang ditemukan pada diri para terdakwa selama proses persidangan. Sebaliknya, terdapat tiga poin utama yang memberatkan hukuman mereka:
– Perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.
– Terdakwa terbukti terlibat dalam sindikat peredaran narkotika jaringan internasional.
– Perbuatan tersebut berpotensi merusak generasi muda bangsa secara luas.

Baca Juga :  "Bupati Karimun Mendukung Penuh Penerapan Opsen Pajak"

“Narkotika adalah extraordinary crime yang membahayakan masa depan bangsa. Kejaksaan berkomitmen menangani perkara ini secara profesional dan akuntabel demi memberikan efek jera yang nyata,” tegas Kasi Intel Kejari Karimun, Herlambang Adhi Nugroho.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim memutuskan untuk menunda persidangan. Sidang akan dilanjutkan kembali pada Selasa, 6 Januari 2026, dengan agenda pembacaan Nota Pembelaan (Pledoi) dari para terdakwa maupun penasihat hukumnya. (RC)

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Rutan Karimun Sukses Panen 65 Kg Ikan Lele Hasil Budidaya Warga Binaan
Paripurna APBD 2025: Wakil Bupati Karimun Paparkan Realisasi Pendapatan Daerah Tembus Rp1,23 Triliun
Pemkab Karimun Sukses Pertahankan Opini WTP 15 Kali Berturut-turut
Dekat Tanpa Sekat, Rutan Karimun Gelar Program ‘Sapa Masyarakat’ Tampung Kritik Pengunjung
Mandek 12 Tahun, Kejari Karimun Berhasil Mediasi Pelindo Bayar Utang Rp1,9 Miliar ke BUP
Hadiri Konsultasi Publik Sedimentasi Laut Buru, Bupati Iskandarsyah Janji Jaga Kepentingan Nelayan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karimun Ajak Ratusan Warga Nobar Piala Dunia dan Berbagi Sembako
Kenalkan Bahaya Api Sejak Dini, PT TIMAH Edukasi Siswa TK Pembina Permata Perayun Soal Damkar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:35 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Rutan Karimun Sukses Panen 65 Kg Ikan Lele Hasil Budidaya Warga Binaan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:42 WIB

Paripurna APBD 2025: Wakil Bupati Karimun Paparkan Realisasi Pendapatan Daerah Tembus Rp1,23 Triliun

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:49 WIB

Pemkab Karimun Sukses Pertahankan Opini WTP 15 Kali Berturut-turut

Senin, 22 Juni 2026 - 17:49 WIB

Dekat Tanpa Sekat, Rutan Karimun Gelar Program ‘Sapa Masyarakat’ Tampung Kritik Pengunjung

Senin, 22 Juni 2026 - 14:20 WIB

Mandek 12 Tahun, Kejari Karimun Berhasil Mediasi Pelindo Bayar Utang Rp1,9 Miliar ke BUP

Berita Terbaru