KARIMUN, kabarfaktual.id – Komunitas Pecinta Sepak Takraw (Kopistar) Kabupaten Karimun kembali menggelar ajang bergengsi Liga Sepak Takraw Session 2. Kompetisi resmi ini dibuka langsung oleh Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, dan dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak tanggal 5 hingga 10 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Kopistar dalam menghidupkan iklim kompetisi di daerah. Menurutnya, sepak takraw merupakan salah satu olahraga favorit yang telah mengharumkan nama Karimun, baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“DNA olahraganya masyarakat Karimun ini adalah sepak takraw selain sepak bola. Kita harus menghidupkan kembali liga-liga seperti ini untuk menemukan bakat-bakat baru yang perlu kita munculkan ke permukaan,” ujar Iskandarsyah.
Bupati juga berharap, dengan dukungan penuh dari DPRD Karimun, sinergi antara Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta KONI, kompetisi sepak takraw ke depan bisa dikemas lebih masif.
“Meskipun ada keterbatasan anggaran, kalau kita bersama-sama berkomitmen dan bahu-membahu, liga sepak takraw ini ke depan bisa dimulai berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga melangkah ke tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya optimis.

Ketua Panitia Pelaksana Liga Sepak Takraw Session 2, Asyandi Topan Satria, menjelaskan bahwa kompetisi ini lahir dari aspirasi murni para pencinta sepak takraw yang tergabung dalam Kopistar. Berbeda dengan turnamen sebelumnya yang menggunakan sistem gugur, liga kali ini menerapkan sistem setengah kompetisi.
“Pada liga session 2 ini, formatnya adalah setengah kompetisi, sehingga setiap tim akan saling bertemu. Dua tim dengan poin tertinggi di masing-masing grup berhak melangkah ke babak selanjutnya,” jelas Asyandi.
Tercatat sebanyak 18 tim dari wilayah Pulau Karimun Besar ikut ambil bagian dalam kompetisi tahun ini. Guna mengakomodasi para atlet yang mayoritas merupakan pekerja di siang hari, seluruh rangkaian pertandingan sengaja digelar pada malam hari.
“Alhamdulillah, acara pembukaan berjalan dengan sukses. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan dukungan langsung dari Bupati Karimun,” ungkapnya.
Selain memperebutkan piala bergengsi, Liga Sepak Takraw Kopistar Session 2 ini juga menyiapkan stimulus berupa uang pembinaan bagi para pemenang dengan rincian sebagai berikut:
Juara 1: Mendapatkan hadiah Rp2.000.000
Juara 2: Mendapatkan hadiah Rp1.500.000
Juara 3: Mendapatkan hadiah Rp1.000.000
Juara 4: Mendapatkan hadiah Rp500.000
Melalui kompetisi yang bergulir ketat selama sepuluh hari ini, Kopistar berharap gairah olahraga sepak takraw di Bumi Berazam terus menyala dan melahirkan regenerasi atlet yang berprestasi. (RC)







