Karimun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Karimun menggelar pelatihan dan sertifikasi rigger tahun anggaran 2025, Senin, 23 Juni 2025 di Hotel Karimun City.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, dan Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, S.Sos. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi tenaga kerja lokal dalam bidang rigger.
Kepala Disnakerperin berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh karena jumlah peserta terbatas. “Sertifikat yang diperoleh berasal dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Kementerian Ketenagakerjaan, sehingga bukan sertifikat abal-abal,” tegasnya. Dengan sertifikat yang diakui secara nasional, diharapkan para peserta dapat meningkatkan peluang kerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karimun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut Ruffindy mengatakan bahwa pelatihan ini diikuti oleh anak-anak muda yang baru tamat sekolah dimulai dari usia 18 tahun ke atas. Semoga dengan mengikuti pelatihan ini akan meningkatkan skill para peserta dan menjadi prioritas dalam mengikuti tes di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karimun. “Kami ingin memastikan bahwa para peserta pelatihan ini dapat menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai di lapangan,” ujar Ruffindy.
Untuk kedepannya Disnakerperin juga akan melakukan pertemuan dengan perusahaan-perusahaan untuk membahas MoU tentang tenaga kerja lokal, dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah, serta memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karimun.
Sementara itu, Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, berkomitmen untuk mendorong perusahaan dan subcon-subcon yang beroperasi di Karimun untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat Karimun dan mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut.
Dengan langkah ini, Bupati Iskandarsyah berharap agar perusahaan dan subcon dapat lebih banyak melibatkan tenaga kerja lokal dalam operasional mereka, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Karimun.
“Bagi kami, lapangan kerja adalah masalah utama yang harus segera diatasi, dan solusi yang tepat dari permasalahan ini adalah dengan hadirnya investasi di Kabupaten Karimun,” ujarnya.
Kabupaten Karimun memiliki potensi yang sangat besar untuk hadirnya investasi terutama di sektor maritim, shipyard, dan pertambangan batu granit.
“Dengan adanya investasi di sektor-sektor tersebut, kami berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah,” tambahnya.
Selain itu Bupati Iskandar juga mengatakan akan memperkuat pendapatan asli daerah agar Pemkab Karimun bisa mandiri dalam membangun infrastruktur dan membayar TPP ASN tepat waktu. (RC).








