Tegas! Mentan Amran Sulaiman Minta Pelaku Penyelundupan Beras di Kepri Diusut Tuntas

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Menteri Pertanian Republik Indonesia, DR. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin, 19 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran meninjau langsung gudang barang bukti dan memberikan respons keras terkait penangkapan 1.000 ton beras ilegal.

Mentan Amran menegaskan bahwa tindakan penyelundupan ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap negara dan 115 juta petani di seluruh Indonesia. Ia meminta pihak kepolisian, Satgas Pangan, dan kejaksaan untuk membongkar kasus ini hingga ke akar-akarnya.

“Presiden sudah mengumumkan swasembada beras di tingkat nasional dan internasional. Jangan ganggu swasembada kita. Mereka yang melakukan ini adalah pengkhianat bangsa. Bayangkan, hanya demi keuntungan 2-3 orang, mereka mengkhianati nasib 115 juta petani kita,” tegas Amran Sulaiman dengan nada bicara yang lugas.

Mentan menyoroti kejanggalan rute pengiriman beras tersebut. Beras diketahui berasal dari Tanjungpinang—daerah yang tidak memiliki lahan sawah—dan rencananya akan dikirim ke Palembang, Sumatera Selatan. Padahal, Palembang saat ini sedang mengalami surplus beras sebesar 1,1 juta ton dengan total produksi mencapai 3,5 juta ton.

Baca Juga :  Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar

“Ini sangat tidak masuk akal dan kuat dugaan adalah hasil penyelundupan. Stok beras nasional kita saat ini justru yang tertinggi sejak Indonesia merdeka, mencapai 3,2 juta ton hingga akhir tahun. Jadi, memasukkan beras secara ilegal di saat kita surplus adalah tindakan yang tidak benar,” tambahnya.

Andi Amran Sulaiman juga memperingatkan bahaya masuknya komoditas tanpa prosedur karantina dan bea cukai. Ia berkaca pada kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahun 2022-2023 yang melumpuhkan sektor peternakan akibat impor daging ilegal yang membawa penyakit. Kerugian negara saat itu mencapai Rp135 triliun dengan populasi sapi yang menyusut drastis.

Baca Juga :  "RAPBD Kabupaten Karimun 2025 Sebesar Rp 1,261 Triliun. Terjadi Penurunan, Ini Penyebabnya"

“Bukan sekadar nilai ekonominya, tapi bakteri dan penyakit yang dibawa bisa menghancurkan pertanian dan peternakan kita. Terkait beras 1.000 ton ini, saya minta segera dimusnahkan. Jangan diberi ampun dan usut siapa saja pemain di dalamnya,” kata Mentan.

Sebagai langkah solutif bagi wilayah Kepulauan Riau yang tidak memiliki lahan sawah, Menteri Pertanian meminta Perum Bulog untuk segera membangun gudang penyimpanan di wilayah tersebut.
Hal ini bertujuan agar stok pangan masyarakat Kepri tetap terjaga dan harga beras tetap stabil tanpa harus bergantung pada pasokan yang tidak resmi.

Kunjungan ini diakhiri dengan instruksi tegas agar seluruh instansi, mulai dari DJBC, Mabes Polri, Polda, TNI, hingga Kejaksaan, tetap kompak berkolaborasi menjaga kedaulatan pangan nasional dari ancaman praktik ilegal. (RC)

Berita Terkait

Mandek 12 Tahun, Kejari Karimun Berhasil Mediasi Pelindo Bayar Utang Rp1,9 Miliar ke BUP
Hadiri Konsultasi Publik Sedimentasi Laut Buru, Bupati Iskandarsyah Janji Jaga Kepentingan Nelayan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karimun Ajak Ratusan Warga Nobar Piala Dunia dan Berbagi Sembako
Kenalkan Bahaya Api Sejak Dini, PT TIMAH Edukasi Siswa TK Pembina Permata Perayun Soal Damkar
Tingkatkan Kenyamanan Jemaah, PT TIMAH Serahkan Bantuan AC untuk Surau Baitussalam Tanjung Batu Barat
Estafet Kepemimpinan Pidsus Kejari Karimun: Dedi Simatupang Geser ke Tanjungpinang, Digantikan Dhonny Armandos
Gasak Kabel dan Komponen AC di Tanjungbatu Barat, Dua Maling Diringkus Polsek Kundur
Sambut 1 Muharam 1448 H, PT TIMAH Area Kundur Dukung Pawai Obor dan Khataman Massal

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:20 WIB

Mandek 12 Tahun, Kejari Karimun Berhasil Mediasi Pelindo Bayar Utang Rp1,9 Miliar ke BUP

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:42 WIB

Hadiri Konsultasi Publik Sedimentasi Laut Buru, Bupati Iskandarsyah Janji Jaga Kepentingan Nelayan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:13 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karimun Ajak Ratusan Warga Nobar Piala Dunia dan Berbagi Sembako

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:59 WIB

Kenalkan Bahaya Api Sejak Dini, PT TIMAH Edukasi Siswa TK Pembina Permata Perayun Soal Damkar

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:08 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Jemaah, PT TIMAH Serahkan Bantuan AC untuk Surau Baitussalam Tanjung Batu Barat

Berita Terbaru