Karimun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun melaksanakan sidang paripurna dengan agenda laporan pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran (TA) 2024, Senin 16 Juni 2025 di Ruang Balai Rong Sri, Kantor DPRD Karimun.
Rapat dipimpin Wakil Ketua I Satria dan Wakil Ketua II Ady Hermawan dan dihadiri Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, S.Sos
Dalam pemaparannya Wakil Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Karimun berhasil meraih hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan APBD Tahun 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau secara resmi menyampaikan Pemerintah Kabupaten Karimun meraih capaian opini WTP atau ”Unqualified Opinion” pada 23 Mei 2025. Prestasi ini merupakan pencapaian opini WTP ke-14 (empat belas) kali secara berturut-turut,” ujar Rocky.
Dari pemaparan LKPJ APBD tahun 2024 oleh Wakil Bupati, yang menjadi sorotan dari fraksi di DPRD salah satunya dari Fraksi Hanura yang memberikan apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Karimun meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-14 kalinya. Namun, Rodiansyah dari Fraksi Hanura juga menyampaikan beberapa catatan penting.
“Meski telah berhasil meraih WTP, kita masih melihat adanya kurangnya daya serap anggaran yang mengakibatkan SILPA sebesar Rp 44 miliar,” kata Rodiansyah. Oleh karena itu, Fraksi Hanura berharap agar di masa depan, pengelolaan anggaran dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.
Rodiansyah juga menekankan pentingnya inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga ketergantungan pada transfer dana dari provinsi dan pemerintah pusat dapat diminimalkan. “Kita harus berinovasi untuk meningkatkan PAD, sehingga kita tidak terlalu bergantung pada dana transfer,” tambah Rodiansyah.
Dalam rangka mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karimun, pengelolaan keuangan yang baik sangatlah penting. “Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan pembangunan daerah,” kata Rodiansyah.
Dengan demikian, Fraksi Hanura berharap agar pemerintah Kabupaten Karimun dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan melakukan inovasi untuk meningkatkan PAD, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.
Selanjutnya dalam tanggapan atas pandangan umum Fraksi di DPRD Karimun, Wakil Bupati mengapresiasi masukan yang disampaikan dari pandangan fraksi DPRD.
Rocky pun menegaskan, pemerintah akan menindaklanjuti, dan mengajak semua pihak duduk bersama mencari solusi setiap kendala yang ada.
“Kami mengajak, dan meminta dukungan semua pihak demi mewujudkan Karimun yang maju dan sejahtera,” ucap Rocky.
Meski banyak masukan yang diberikan, namun seluruh fraksi mengapresiasi hasil Laporan Pertanggingjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2024.
Selanjutnya LKPJ TA 2024 ini kembali akan dibahas ditingkat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Karimun. (*)







