Karimun – Menjelang pergantian tahun dari 2025 ke 2026, Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K., M.H., mengeluarkan himbauan tegas bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Karimun. Alih-alih merayakan dengan pesta pora, Kapolres mengajak warga untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih bermakna dan religius.
Larangan Kembang Api, Miras, dan Knalpot Brong
Demi menjaga ketertiban umum dan kenyamanan bersama, Kapolres Karimun menekankan agar masyarakat tidak menyalakan kembang api serta menghindari pesta minuman keras (miras). Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi konflik, kecelakaan, maupun gangguan keamanan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada para pengendara sepeda motor. Kapolres mengingatkan dengan tegas agar tidak menggunakan knalpot brong.
“Kami ingin memastikan kenyamanan masyarakat tidak terganggu oleh suara bising knalpot yang tidak standar. Mari kita saling menghormati hak sesama warga untuk beristirahat dan menikmati malam yang tenang,” ujar Kapolres.
Empati untuk Saudara di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Di tengah euforia tahun baru, Kapolres juga mengajak masyarakat Karimun untuk sejenak menundukkan kepala dan menunjukkan kepedulian terhadap bencana alam yang baru saja menimpa saudara-saudara kita di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Menurutnya, perayaan tahun ini seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan.
“Alangkah baiknya jika energi yang kita miliki digunakan untuk berempati dan membantu mereka yang sedang tertimpa musibah,” tambahnya.
Mengisi Malam Tahun Baru dengan Doa Bersama
Sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan perlindungan, Kapolres menyarankan agar perayaan tahun baru kali ini diisi dengan kegiatan doa bersama di Masjid maupun Gereja.
Kegiatan spiritual ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keamanan Kabupaten Karimun ke depannya. Adapun harapan utama dari ajakan ini adalah:
– Kondusifitas Wilayah: Agar Kabupaten Karimun tetap aman dan harmonis sepanjang tahun 2026.
– Keselamatan Bangsa: Memohon agar Indonesia dijauhkan dari segala bentuk bencana alam.
– Kamtibmas: Menjaga situasi tetap terkendali dari segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kesederhanaan, diharapkan transisi menuju tahun 2026 di Kabupaten Karimun dapat berjalan dengan khidmat, aman, dan penuh keberkahan. (RC)







