“Kejari Karimun Dampingi Koperasi Merah Putih, Wujudkan ‘Asta Cita’ Presiden”

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya pengembangan Koperasi Merah Putih. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kejari Karimun dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih Sungai Raya, yang disebut sebagai perwujudan ‘Asta Cita’ Presiden ke-6.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karimun, Dr. Denny Wicaksono, menyatakan bahwa kehadiran kejaksaan adalah untuk membina dan memberikan pendampingan hukum, bukan pengawasan. “Ini bukan pengawasan, tapi kejaksaan mendampingi,” ujar Kajari. Pendampingan ini bertujuan untuk meminimalisir risiko hukum dalam tata niaga koperasi, baik dari sisi perdata maupun tata usaha negara.

“Pendampingannya dalam setiap langkah yang dilakukan akan menutup celah risiko hukum yang akan terjadi,” tegas Dr. Denny, seraya menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung 71 Koperasi Merah Putih yang akan didirikan di Kabupaten Karimun.

Pada kesempatan yang sama Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, menyambut baik langkah ini dan menegaskan bahwa pendampingan kejaksaan merupakan amanat dari pusat untuk mensukseskan program ‘Asta Cita’ Presiden, yang mencakup Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat.

Bupati berharap seluruh 71 koperasi di Karimun dapat memanfaatkan pendampingan ini, terutama dalam pengelolaan keuangan, mengingat adanya rencana penyaluran modal dari pemerintah. “Dengan adanya pendampingan dari kejaksaan ini diharapkan koperasi kita akan berjalan dengan baik dan sukses,” harap Bupati.

Baca Juga :  ODC Energy Belanda Tawarkan Skema B2B, BP Karimun Warning PT Soma Daya Utama

Sementara itu, Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Sungai Raya, Ahmad Jais, menyampaikan terima kasih atas pendampingan hukum yang diberikan Kejari dan Pemkab Karimun.

“Kami telah merampungkan seluruh perizinan dan sedang melengkapi izin ekspor impor dari Kanwil Bea dan Cukai, Karantina, BP Karimun dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP),” ujarnya.

Lebih lanjut Jais mengatakan Koperasi Kelurahan Merah Putih Sungai Raya memiliki bidang usaha yang beragam, termasuk kerja sama klinik kesehatan dengan Kimia Farma Provinsi, gerai gas, cold storage, dan gerai sembako. Ahmad Jais juga menjelaskan bahwa untuk mendapatkan pinjaman modal dari pemerintah, jaminan akan diberikan oleh pemerintah daerah melalui kepala daerah yang menandatangani MoU dengan pemerintah pusat. (RC)

Berita Terkait

Dukung Asta Cita Presiden, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepri Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,9 Miliar
ODC Energy Belanda Tawarkan Skema B2B, BP Karimun Warning PT Soma Daya Utama
Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar
Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati
Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri
dr. Hendy Nurahadi Kembali Pimpin Perpani Karimun, Targetkan Posisi Dua Besar di Kepulauan Riau
Peduli Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun
Sembunyikan 9,5 Ton Timah di Dalam Truk, Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman Ilegal ke Riau

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:06 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepri Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,9 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

ODC Energy Belanda Tawarkan Skema B2B, BP Karimun Warning PT Soma Daya Utama

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:42 WIB

Hari Kedua di Karimun, Investor Belanda Temukan Potensi 24 MW dari Danau Degung dan Embung Air Baku Desa Pongkar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:48 WIB

Terima Investor Belanda, Bupati Iskandarsyah Tawarkan Lahan 10 Hektare untuk Proyek PLTS (Solar Panel) di Lahan Perkantoran Bupati

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:58 WIB

Atasi Defisit Listrik, Investor Belanda Lirik Investasi PLTS Terapung Pertama di Kepri

Berita Terbaru

google.com, pub-9453165706086554, DIRECT, f08c47fec0942fa0