KARIMUN – Peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional ke-56 tahun 2026 di Kabupaten Karimun berlangsung meriah. Dengan mengusung tema “K3 Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, kemeriahan tersebut diwarnai dengan ajang lomba lari Run 5K yang dipusatkan di Putri Kemuning Coastal Area, Minggu (8/2/2026).
Lomba lari ini dilepas langsung oleh Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., didampingi Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, S.T., Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepri John Andreas Barus, S.E., M.AK., serta Anggota DPRD Karimun Muhammad Firdaus.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rocky Marciano memberikan apresiasi tinggi kepada Disnakertrans Provinsi Kepri atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam membangun budaya K3 yang kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“K3 bukan hanya sekadar prosedur teknis, melainkan sebuah gaya hidup dan tanggung jawab bersama. Ini adalah momentum untuk membangun jiwa profesional guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif,” tegas Wabup Rocky.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap pekerja berhak untuk pulang ke rumah dengan selamat. Oleh karena itu, penerapan K3 berbasis standar internasional menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan perusahaan serta produktivitas nasional.
Di lokasi yang sama, Sekretaris Disnakertrans Kepri, John Andreas Barus, menjelaskan bahwa Run 5K adalah bagian dari rangkaian peringatan Hari K3 Nasional yang puncaknya akan ditandai dengan apel besar pada Senin, 9 Februari 2026. Selain lari, pihaknya juga telah menggelar turnamen mini soccer, cek kesehatan, hingga donor darah.
“Kami mencatat tingkat kecelakaan kerja di Provinsi Kepri cenderung menurun, namun tetap menjadi PR bersama. Budaya K3 bagi pengusaha adalah sebuah keniscayaan karena memiliki konsekuensi hukum. Kami berharap pekerja semakin sejahtera dan pengusaha tetap konsisten menjaga keselamatan pekerjanya,” ujar John Andreas.
Ketua Panitia Pelaksana, Media Putra, mengungkapkan antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa. Sebanyak 169 pelari yang terdiri dari 123 peserta pria dan 46 peserta wanita ikut ambil bagian.
Menariknya, peserta tidak hanya datang dari Karimun, Tanjung Batu, dan Batam, tetapi juga diikuti oleh empat pelari dari luar negeri.
“Kami merasa bangga karena tahun ini ada empat orang peserta yang berasal dari Filipina. Ini menunjukkan daya tarik ajang Run 5K di Karimun semakin luas,” ungkap Media Putra.
Dalam ajang ini, para pemenang kategori pria dan wanita berhak membawa pulang hadiah uang tunai jutaan rupiah, dengan rincian Juara 1 sebesar Rp 4 juta, Juara 2 sebesar Rp 3 juta, dan Juara 3 sebesar Rp 2 juta. (RC)






