Kementerian PKP Dapat Dukungan Lembaga Keuangan Internasional untuk Percepatan Program Perumahan

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah menerima sejumlah Lembaga keuangan Internasional, Kamis, 20 Maret 2025.

Yakni World Bank, Asian Development Bank (ADB), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Islamic Development Bank (IDB), dan German Agency for International Cooperation (GIZ).

Dalam kesempatan ini, Kementerian PKP menerima dukungan penuh dari sejumlah lembaga keuangan internasional. Mereka menunjukkan antusiasme terhadap rencana strategis kementerian PKP dalam sektor perumahan.

“Dukungan ini bertujuan untuk mempercepat program pembangunan perumahan dan penataan kawasan permukiman yang layak bagi masyarakat Indonesia,” kata Fahri Hamzah di Jakarta, Kamis, 20 Maret 2025.

Baca Juga :  Pasar Modal, Krisis Politik Ekonomi, dan Kebijakan.

Karena itu, Fahri menekankan pentingnya integrasi ide dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, guna mewujudkan hunian yang layak secara lebih cepat dan efektif.

“Kita memiliki banyak mitra di pemerintah daerah yang dapat diajak bekerja sama. Saya hanya perlu memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Wakil Ketua DPR RI Periode 2014-2019.

Diharapkan, dengan adanya dukungan dari lembaga donor internasional, program perumahan dan permukiman yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia dapat segera terealisasi, demikian ucap Fahri Hamzah.

Seperti diketahui, di kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah terus memastikan bahwa setiap tahapan program berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat menikmati hak atas hunian yang layak dan terjangkau.

Baca Juga :  ESQ Kemanusiaan Gandeng ATMI, Indonesia CARE dan Yayasan Sakinah Finance Gelar Ramadhan Bersama Difabilitas

Program ini juga diharapkan dapat mengurangi backlog perumahan dan memperluas akses masyarakat terhadap rumah yang berkualitas.

Program pembangunan 3 juta rumah merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penyediaan hunian yang layak. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, target ini diyakini dapat dicapai sesuai rencana.

Pemerintah berharap kolaborasi ini semakin memperkuat ekosistem perumahan nasional serta memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat luas. (rat)

Berita Terkait

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Lama yang Tidak Patut
Sukses Lestarikan Bahasa Melayu, Pemkab Karimun Raih Penghargaan Nasional dari Mendikdasmen
Jelang Idul Adha 2026, PT TIMAH Salurkan Ratusan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Operasional
PT TIMAH Tbk (TINS) Cetak Laba Bersih Rp1,31 Triliun di Tahun 2025, Lampaui Target RKAP
PT TIMAH Tbk Raih Penghargaan PROPER Emas 2026: Bukti Nyata Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan‎
Perkuat Reputasi Digital, PT TIMAH Raih Penghargaan TOP Digital Corporate Brand Award 2026
“Terobosan Baru, SDN 01 Menteng Uji Coba Dapur Sekolah MBG”
“Tempati Kantor Baru, BAGANA GR, Akan Buka Cabang ke Daerah Daerah”

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:38 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Lama yang Tidak Patut

Senin, 25 Mei 2026 - 21:10 WIB

Sukses Lestarikan Bahasa Melayu, Pemkab Karimun Raih Penghargaan Nasional dari Mendikdasmen

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:29 WIB

Jelang Idul Adha 2026, PT TIMAH Salurkan Ratusan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Operasional

Kamis, 23 April 2026 - 16:21 WIB

PT TIMAH Tbk (TINS) Cetak Laba Bersih Rp1,31 Triliun di Tahun 2025, Lampaui Target RKAP

Rabu, 8 April 2026 - 10:14 WIB

PT TIMAH Tbk Raih Penghargaan PROPER Emas 2026: Bukti Nyata Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan‎

Berita Terbaru

Kabar Daerah

Kasdim 0317/TBK Tinjau Langsung Progres Jembatan di Buru

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:20 WIB