JAKARTA – Dalam rangka menjalin tali silaturahmi dan masih dalam suasana Idul Fitri 1446 H, Pengurus Keluarga Besar (KB) Pelajar Islam Indonesia (PII) mengggelar Silaturahmi dan Halal Bihalal.
Acara yang digelar di kediaman Bapak Mohammad Noer Kertapati, Kawasan Condet, Jakarta Timur, Sabtu (03/05/2025), berlangsung penuh keakraban.
Halal Bihalal KB PII Jakarta Timur tersebut dihadiri oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) KB PII DKI Jakarta, H. Amir Hamzah, Ketua Pengurus Daerah (PD) KB PII Kota Jakarta Timur, H.Mohammad Anthoni, Ketua Panitia Acara, M. Nur beserta jajaran pengurus, Tuan Rumah H. Mohammad Noer Kertapati dan anggota KB PII Jakarta Timur, serta tamu undangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara Halal Bihalal tersebut menghadirkan penceramah, KH Abdul Wahid Maktub (Gus Wahid), dengan mengangkat tema “Menjaga Diri dan Keluarga dari Siksa Api Neraka”
Ketua Panitia, M. Nur dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas kelancaran acara ini, untuk itu sebagai ketua panitia mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan, partisipasi dan kerjasama dari semua Keluarga Besar PII Jakarta Timur khususunya, dan semua pihak pada umumnya.
Lebih lanjut, Ketua Panitia juga mengingatkan bahwa tanggal 4 Mei, sebagai hari bangkit Pelajar Indonesia. M. Nur juga bercerita tentang perjalanannya sebagai kader PII, sejak masuk PII diakuinya tidak mau ambil poisisi yang menentukan, sebagai ketua misalnya, hanya masuk di departemen saja.
“Kilas balik tahun 1977, setelah Basic Training, diadakan Puitisasi Al Qur’an, dan apa yang tadi dibacakan ayat suci Al Quran dan terjemahanya oleh saritilawah, mengingatkan masa-masa itu, dan hal baik seperti ini perlu untuk terus dilanjutkan di lingkukan PII,”jelas Ketua Panitia, M.Nur.
Senada dengan Ketua Panitia, Ketua Pegurus Daerah (PD) KB PII Jakarta Timur, Mohammad Anthoni juga merasa bersyukur sejak muda bergabung dengan Pelajar Islam Indonesia (PII), secara pribadi diakuinya banyak sekali pengalaman dan pembelajaran yang bisa diambil dan sangat bermanfaat dalam perjalanan karier dan kehidupannya.
Lebih lanjut Mohammad Anthoni juga menyampaikan bahwa PII dengan semangatnya, ‘Tandang ke Gelanggang Walau Seorang,” menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kita untuk bisa tampil ditengah masyarakat sesuai kapasitas dan kiprahnya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu Ketua PD KB PII Jakarta Timur mengajak kepada semua yang hadir berhimpun di KB PII dengan menegaskan, berangkat bersama untuk kesejahteraan bersama.
“Dalam acara ini, kita undang juga dari adik-adik PII yang masif aktif, hal ini semata-mata sebagai bentuk pengkaderan kedepanya,”jelas Mohammad Athoni.
Sementara itu tuan rumah, Mohammad Noer Kertapati dalam kesempatan tersebut menceritakan bagaimana dirumahnya semasa kecil, dikampungnya sana, sebagai secretariat PII pada masa itu, dan hampir semua anggota keluarganya menjadi anggota PII, sehingga sejak SD sudah ikut ngintip-ngintip kegiatan PII waktu itu, mengenang masa kecilnya.
“Saya merasa berhutang budi sama Pelajar Islam Indonesia (PII), karena dari sanalah banyak sekali pengalaman dan pembelajaran tentang kepemimpinan yang saya peroleh, sebagai bekal melangkah kedepannya, ”jelas mantan Pengurus Al Irsyad Al Islamiyyah.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB sampai ba’da sholah Dhuhur, dengan dengan acara inti tausiyah oleh KH Abdul Wahid Maktub, dengan tema “Menjaga Diri dan Keluarga dari Siksa Api Neraka”.
Pria yang akrab di-panggil dengan Gus Wahid dengan penuh semangat dan inspirasi menguraikan pentingnya menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka. Dan salah satu kuncinya, lanjut mantan Dubes termuda itu, menekankan pentingnya kita selalu membaca Al Qur’an dan Dzikir.
“Selalu baca Al Qur’an, selalu ingat kepada Alloh melalui Dzikir kapan dan dimanapun kita berada, kekuatan Al Qur’an itu sangat dahsyat, jangan sekali kali tinggalkan Al Qur’an,”tegas Gus Wahid. (rat)







