Karimun – Semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus meningkatkan pelindungan hak-hak pekerja mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau. Acara yang berlangsung meriah di Gedung Nasional, Kabupaten Karimun, pada 22 Juli 2025 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan lembaga terkait dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif dan berkeadilan.
Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas 2 Tanjung Balai Karimun.
Tak ketinggalan, perwakilan dari lembaga jaminan sosial seperti Kepala BPJS Kesehatan Kota Batam, Kepala BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam-Sekupang, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karimun turut memeriahkan acara. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya jaminan sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari pelindungan pekerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peran dunia usaha juga sangat sentral dalam perayaan ini, diwakili oleh Ketua Pimpinan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) beserta para pengurus perusahaan se-Kabupaten Karimun. Keterlibatan aktif pengusaha diharapkan dapat mendorong kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.
Acara ini juga menjadi ajang konsolidasi internal bagi jajaran pengawas ketenagakerjaan. Seluruh pejabat administrator, pejabat pengawas, serta pejabat fungsional pengawas ketenagakerjaan di lingkungan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau hadir untuk menyatukan langkah dan komitmen dalam menjalankan tugas mulia mereka.
Dalam sambutannya, Diky Wijaya, S.E., M.Si., selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan pentingnya peran pengawasan ketenagakerjaan dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan memastikan hak-hak pekerja terpenuhi. “Di usia ke-77 ini, pengawasan ketenagakerjaan harus semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap dinamika dunia kerja,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan bersama.
Peringatan HUT ke-77 Pengawasan Ketenagakerjaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh pihak terkait untuk terus bersinergi. Dengan pengawasan yang efektif dan dukungan penuh dari semua elemen masyarakat, perlindungan ketenagakerjaan di Provinsi Kepulauan Riau diharapkan semakin optimal, menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh pekerja.
“Pengawasan ketenagakerjaan tidak hanya berfungsi sebagai penjaga aturan, tetapi juga sebagai mediator yang proaktif,” ujar Diky. “Kami terus berupaya meningkatkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik dari pihak perusahaan maupun serikat pekerja, agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” lanjutnya.
Pentingnya pengawasan juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha di lapangan. Elkan Tampubolon, Chief Security G4S PT Saipem, turut memberikan pandangannya dari perspektif pekerja. “Harapan saya adalah pengawasan bisa lebih merata dan menjangkau seluruh sektor industri, termasuk perusahaan-perusahaan kecil. Penting juga untuk meningkatkan respons cepat terhadap laporan-laporan pelanggaran. Dengan begitu, kepercayaan pekerja terhadap sistem pengawasan akan semakin meningkat, dan hak-hak kami akan lebih terjamin,” tambah Elkan.
Senada dengan Elkan, Yoggi Sanjaya selaku Manajer Operasional PT. Anva Gemilang Bersama, yang fokus pada layanan kebersihan dan pengelolaan sampah, menekankan pentingnya pengawasan untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif. “Dari sudut pandang kami sebagai pelaku usaha, pengawasan ketenagakerjaan membantu menciptakan iklim usaha yang lebih adil dan kompetitif. Adanya pengawasan membuat kami lebih disiplin dalam memenuhi kewajiban terhadap pekerja. Dampaknya, produktivitas karyawan juga cenderung meningkat karena mereka merasa dihargai dan terlindungi. Ini menciptakan hubungan yang lebih harmonis di tempat kerja,” jelasnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan bakti sosial donor darah dan pembagian sembako bagi petugas kebersihan di Kabupaten Karimun. (Dinda/Tya)







