BP Karimun Gelar Workshop Peningkatan Pelayanan dan Perizinan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun.

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – BP Karimun menggelar workshop peningkatan pelayanan dan perizinan investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Karimun pada Rabu, 17 September 2025 di Aston Hotel Karimun. Acara ini bertujuan membekali pelaku usaha dengan pemahaman aturan ekspor impor di kawasan tersebut.

Wakil Ketua BP Karimun, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa workshop ini dihadiri pelaku usaha di PBPB Karimun dengan fokus pemahaman aturan ekspor impor. “Kami ingin meningkatkan pelayanan kepada pelaku usaha, memberikan kemudahan dan kepastian hukum dalam berusaha,” kata Iwan.

Baca Juga :  Bupati Karimun Sambut Kedatangan Konsulat Jendral RI Johor Bahru, Perkuat Kerjasama Pariwisata dan Ekonomi.

Iwan menekankan bahwa regulasi kawasan PBPB Karimun terus berkembang tiap tahun, sehingga pelaku usaha perlu update informasi terbaru terkait perizinan, perpajakan, dan kepabeanan. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subiyanto untuk meningkatkan investasi dan perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Karimun dengan mempermudah dan memangkas hambatan perizinan.

Sementara Direktur Perizinan dan Pemasaran BP Karimun, Henry Aris Bawole, menyebut workshop sebagai wadah diskusi mencari solusi kendala teknis pelayanan dan pengawasan. Selain itu, workshop mendukung upaya percepatan status kelembagaan BP Karimun agar bisa melakukan punggutan kepada perusahaan di FTZ.

Baca Juga :  Dinobatkan 'Bapak Santri' Karimun, Bupati Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky Disemati Sorban di Hari Santri 2025.

Henry mengungkapkan, dengan status kelembagaan yang lebih kuat, BP Karimun bisa membangun fasilitas seperti pelabuhan dan melakukan pungutan kepada perusahaan di FTZ. “Contohnya, di PT Saipem ada potensi pungutan besar yang belum bisa kami realisasi karena kelembagaan BP Karimun yang belum selesai setelah 18 tahun berdiri,” tutup Henry. (RC)

Berita Terkait

Buka Liga Sepak Takraw Silaturahmi Session 2, Bupati Iskandarsyah: Sepak Takraw DNA Olahraga Masyarakat Karimun
Status Kelembagaan Belum Jelas, Potensi Keuntungan Perpres 26/2026 bagi BP Karimun Terancam Sirna
Tingkatkan Kebugaran & Kualitas Pelayanan, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Rutin Gelar Senam Pagi Bersama
Polres Karimun Kawal Aksi Unjuk Rasa Warga Sawang Secara Humanis, Air Minum Dibagikan ke Peserta
Satlantas Polres Karimun Panggil Orang Tua, Knalpot Brong Ditertibkan Lewat Pendekatan Persuasif
Resmikan Klinik Timah Kundur, PT TIMAH Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat Kepulauan
Polres Karimun Kerahkan 342 Personel, Amankan Tempat Ibadah dan Objek Wisata Selama Libur Panjang
Srikandi Baru Maritim: Liza Bharliyantie Resmi Pimpin PT Pelabuhan Karimun

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:25 WIB

Buka Liga Sepak Takraw Silaturahmi Session 2, Bupati Iskandarsyah: Sepak Takraw DNA Olahraga Masyarakat Karimun

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:39 WIB

Status Kelembagaan Belum Jelas, Potensi Keuntungan Perpres 26/2026 bagi BP Karimun Terancam Sirna

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:45 WIB

Tingkatkan Kebugaran & Kualitas Pelayanan, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Rutin Gelar Senam Pagi Bersama

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:09 WIB

Polres Karimun Kawal Aksi Unjuk Rasa Warga Sawang Secara Humanis, Air Minum Dibagikan ke Peserta

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:49 WIB

Resmikan Klinik Timah Kundur, PT TIMAH Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat Kepulauan

Berita Terbaru