Karimun – Tidak butuh waktu lama bagi Polisi mengungkap pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita yang ditemukan Senin kemarin di lahan kosong disamping SMA Negeri 1 Karimun.
Belakangan wanita yang ditemukan terbujur kaku diketahui bernama berinisial Mardiana (18). Peristiwa tragis ini berawal pada Minggu malam 20 Juli 2025 sekitar pukul 20.30 Wib. Pelaku Arya Soma mengajak korban untuk bertemu di Jalan Raja Oesman, tepatnya di samping lahan kosong dekat SMAN 1 Karimun.
Pertemuan ini berujung tragis setelah pelaku, yang mengaku sakit hati dan cemburu karena korban memiliki hubungan dengan pria lain dan menghabisi nyawa korban dengan sebilah pisau yang telah ia bawa dari rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban ditemukan keesokan paginya oleh siswa SMAN 1 Karimun. Saat ditemukan, tubuh korban mengalami sejumlah luka parah, termasuk luka tusuk pada wajah, leher, punggung, tangan, dan tengkuk, serta luka iris di beberapa bagian tubuh. Hasil visum dari dr. Aisyatul Mahsusiyah, Sp.F di RSUD Muhammad Sani mengungkapkan adanya luka tusuk hingga menembus tulang, serta indikasi fraktur pada leher korban.
Polisi segera bergerak cepat guna mengamankan pelaku pada Selasa 22 Juli 2025 pukul 18.00 Wib di Kampung Tengah Barat I, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun. Barang bukti yang diamankan antara lain sebilah pisau stainless, satu unit sepeda motor Suzuki F 125, pakaian pelaku, serta beberapa barang milik korban.
Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa, S.H., M.H., menyatakan bahwa pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP, dan Pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. “Ancaman hukuman yang menanti pelaku mulai dari 15 tahun penjara hingga hukuman seumur hidup atau pidana mati,” ujar Kapolres.
Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Karimun. (RC)








