KARIMUN – Memasuki malam ke-12 bulan suci Ramadhan, Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, kembali melaksanakan rangkaian Safari Ramadhan. Kali ini, rombongan menyambangi Masjid Uswatun Hasanah pada Minggu malam (01/03/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Iskandarsyah menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT sehingga seluruh jamaah dapat bertemu kembali dengan bulan yang penuh keberkahan dan ampunan (maghfirah).
“Adalah sebuah kemuliaan dalam hidup kita dapat dipertemukan kembali dengan Ramadhan, bulan di mana pintu surga dibuka lebar-lebar bagi mereka yang bertaubat,” ujar Bupati Iskandarsyah di hadapan para jamaah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga memberikan pesan mendalam mengenai konsistensi dalam beribadah. Beliau mengingatkan agar semangat beribadah tidak kendor seiring berjalannya waktu.
“Bulan suci terus berlalu, semoga kita dapat mengoptimalkan amal ibadah kita. Semakin akhir (Ramadhan), seharusnya semakin kita kejar, jangan malah sebaliknya, makin hilang. Manfaatkan waktu untuk i’tikaf dan ibadah lainnya sebaik mungkin,” pesannya.
Salah satu poin menarik yang disampaikan Bupati adalah mengenai pembentukan karakter manusia melalui ibadah puasa. Menurutnya, puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan sarana untuk membangun kebiasaan baik yang nantinya akan membentuk akhlak mulia.
“Butuh minimal 20 hari bagi kita untuk membangun sebuah kebiasaan. Jika selama Ramadhan kita membiasakan hal baik, maka itu akan menjadi karakter dan puncaknya menjadi akhlak. Ini juga sangat penting bagi anak-anak kita sebagai model hidup mereka ke depan,” jelasnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati Iskandarsyah mengajak jamaah untuk mengejar “perdagangan yang tidak pernah merugi”, yaitu senantiasa membaca Al-Qur’an, memperbanyak shalat sunnah seperti Tarawih, Tahajud, Dhuha, serta menginfakkan sebagian harta di jalan Allah.
“Barangsiapa yang berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampunkan dosa-dosanya yang telah lalu. Mari kita bersihkan jiwa kita di bulan yang suci ini,” tutup Bupati. (RC)









