KARIMUN – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad, melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan di Kabupaten Karimun pada Kamis (05/03/2026).
Didampingi Wakil Gubernur Kepri, Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si, rombongan mengawali kegiatan dengan buka puasa bersama di Masjid Baitul Karim, Kecamatan Karimun dan dilanjutkan dengan shalat taraweh berjamaah di Masjid Nurul Huda, Sei Raya, Kecamatan Meral.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar menyerahkan bantuan kepada DKM Masjid Baitul Karim dan DKM Masjid Nurul Huda, sekaligus memaparkan berbagai program kerja serta capaian kinerja Provinsi Kepri, baik di periode pertama maupun memasuki periode kedua kepemimpinannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri pada tahun 2025 mencapai angka 7,98%, sementara secara kumulatif berada di angka 6,94%.
“Ini adalah pertumbuhan tertinggi se-Sumatera dan menempati peringkat ke-3 secara nasional di Indonesia,” ujar Ansar Ahmad.
Tak hanya ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri juga melonjak tajam dari kategori ‘Tinggi’ ke ‘Sangat Tinggi’, yakni dari 79,98 menjadi 87,54 poin. Saat ini, hanya ada tiga provinsi di Indonesia dengan status IPM Sangat Tinggi, yaitu DKI Jakarta, DIY Yogyakarta, dan Kepulauan Riau.
Gubernur Ansar juga menyoroti program “Sekolah Rakyat” yang diharapkan terealisasi tahun ini. Melalui program ini, pemerintah pusat akan merehabilitasi rumah orang tua siswa, sementara pemerintah daerah fokus pada pemberian keterampilan (life skill) bagi masyarakat.

Data menunjukkan angka kemiskinan di Kepri terus menurun, dari 4,78% menjadi 4,26%. Gubernur mengajak para Bupati dan Walikota untuk terus bersinergi mengidentifikasi sasaran agar intervensi program tepat sasaran.
Untuk Kabupaten Karimun, sejumlah proyek strategis terus dilanjutkan, di antaranya:
Pembangunan Coastal Area senilai Rp 5 miliar.
Pembangunan Tugu Nanas di Kundur senilai Rp 7 miliar.
Berbagai proyek jalan lingkungan dengan anggaran di bawah hingga di atas Rp 1 miliar.
Di sektor kesehatan, Pemprov Kepri akan menyeleksi 50 dokter spesialis untuk memenuhi kebutuhan RS di Kabupaten/Kota. Khusus Karimun, dibutuhkan 6 dokter spesialis (3 untuk RS Kundur dan 3 untuk RS di Karimun). Selain itu, RS Kundur mendapatkan anggaran revitalisasi sebesar Rp 2,4 miliar.
Program listrik gratis juga terus digesa. Hingga kini, sebanyak 14.225 rumah di Kepri telah tersambung listrik, dengan 4.316 rumah di antaranya berada di Karimun. Targetnya, pada tahun 2025 rasio elektrifikasi mencapai 99,21%.
Pemprov Kepri juga melanjutkan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 31.000 lebih nelayan dan mulai tahun ini mencakup 9.000 anak petani se-Kepri. Program ini menjamin santunan hingga Rp 70 juta bagi ahli waris nelayan yang mengalami musibah, serta beasiswa sekolah hingga S1 bagi dua orang anak.
Kegiatan Safari Ramadhan ini dihadiri langsung oleh Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos, dan ditutup dengan ceramah agama oleh Ustadz Abdil Muhadir Ritonga. (RC)









