Bupati Karimun Nekat Paksakan MPP Ditengah Hutang Menumpuk dan Sudah di Coret Banggar, Eri Januarddin : Ini Sudah Pelanggaran Wewenang.

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Bupati Karimun Iskandarsyah nekat gesa pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) ditengah kondisi hutang daerah membengkak.

Dalam wawancara singkat usai kegiatan penabalan gelar adat di rumah dinas Bupati Karimun, Rabu (28/5/25) Iskandarsyah menyebut bahwa digesanya MPP merupakan keniscayaan yang haru dibangun sesuai dengan Monitoring Center For Prefension (MCP)

“Sesuai dengan yang disarankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa kita harus memiliki MPP, makanya ini kami gegas untuk segera diselesaikan,” ungkap Iskandarsyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Iskandarsyah, Kabupaten Karimun saat ini sangat membutuhkan MPP untuk pengurusan segala dokumen di satu tempat sehingga mempermudah masyarakat.

“Kita sudah mengukur semuanya, mana yang prioritas, mana yang tidak prioritas, mana yang wajib dan mana yang mandatori, maka nanti yang tidak prioritas itu tidak akan kami laksanakan,” tuturnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Karimun.

Mendapati kabar pembangunan MPP akan dilanjutkan oleh Bupati Karimun, Anggota DPRD Fraksi Nasdem Eri Januarddin sontak bereaksi keras.

“Hutang daerah yang harus dilunasi totalnya lebih dari 173 miliar rupiah, oleh sebab itu, waktu pembahasan hingga ketuk palu untuk APBD 2025 dulu, kegiatan MPP susah tidak ada karena sudah di coret dan itu diketahui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Kalau ini tetap melanjutkan, ini sudah pelanggaran wewenang namanya,” sebut Eri Januardin

Dari hasil pengecekan oleh tim, kegiatan pembangunan MPP tersebut ternyata sudah mulai dilaksanakan berdasarkan data LPSE yang mana CV. Acksono Reka Cipta Konsultan sebagai pemenang pengadaan jasa konsultan badan usaha konstruksi dalam tender belanja jasa konsultan pengawasan pembangunan MPP Kabupaten Karimun dengan nilai pagu Rp. 406.350.000,-.

Baca Juga :  Pimpin Apel Bulan K3 Nasional di Karimun, Wagub Nyanyang Haris Targetkan Zero Accident di Provinsi Kepri

“Tahun 2024 sudah dianggarkan 4 miliar rupiah untuk kelanjutan pembangunan MPP, namun masih Tunda Bayar (TB) ke APBD 2025, ini kalau dilanjutkan lagi sekarang pembangunannya sampai selesai, dimana total pagunya sekitar 17 miliar rupiah lebih, artinya akan bertambah lagi hutang kita di APBD 2026 nantinya,” jelasnya.

Eri berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun bijaksana dalam pengelolaan anggaran dan fokus memyelesaikan hutang terlebih dahulu.

“Pemerintah Daerah sebaiknya selesaikan dahulu hutang yang 173 miliar lebih ini, agar di 2026 nantinya APBD kita sedikit normal. Kalau pembangunan MPP ini dipaksakan sekarang, malah menambah hutang jatuhnya,” tutupnya.

Berita Terkait

Bupati Karimun Serap Aspirasi Pedagang Pasar Puan Maimun Terkait Rencana Relokasi
Sertijab Kasi Pidum Kejari Karimun: Ridwan Resmi Gantikan Jumieko Andra
Keputusan Relokasi Pasar Puan Maimun di Tangan Bupati, DPRD Karimun Kantongi Aspirasi Pedagang
Geger! Direktur Perumda Bongkar Indikasi Jual-Beli Lapak Pedagang Sore di Pasar Puan Maimun: Kami Tidak Pungut Seperak Pun!
RDP Memanas, Pedagang Sore Pasar Puan Maimun Ngotot Tolak Relokasi ke Blok D
Polres Karimun Musnahkan 558 Gram Sabu, 14 Kasus Narkotika Berhasil Diungkap Sepanjang Awal 2026
Senyum Bahagia Anak Yatim di Pulau Kundur Terima Santunan Lebaran dari PT TIMAH
Senyum Bahagia Nelayan Kundur Terima Paket Sembako Ramadan dari PT TIMAH

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 09:53 WIB

Bupati Karimun Serap Aspirasi Pedagang Pasar Puan Maimun Terkait Rencana Relokasi

Kamis, 2 April 2026 - 15:40 WIB

Sertijab Kasi Pidum Kejari Karimun: Ridwan Resmi Gantikan Jumieko Andra

Rabu, 1 April 2026 - 15:18 WIB

Keputusan Relokasi Pasar Puan Maimun di Tangan Bupati, DPRD Karimun Kantongi Aspirasi Pedagang

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Geger! Direktur Perumda Bongkar Indikasi Jual-Beli Lapak Pedagang Sore di Pasar Puan Maimun: Kami Tidak Pungut Seperak Pun!

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:05 WIB

RDP Memanas, Pedagang Sore Pasar Puan Maimun Ngotot Tolak Relokasi ke Blok D

Berita Terbaru

google.com, pub-9453165706086554, DIRECT, f08c47fec0942fa0