KARIMUN, kabarfaktual.id – Estafet kepemimpinan Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengkab PBVSI) Karimun resmi berganti. Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., M.M., terpilih dan resmi dilantik sebagai Ketua Umum PBVSI Karimun untuk masa bakti 2026-2030.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus baru ini berlangsung di Gedung Nasional, Karimun, pada Minggu (24/05/2026).
Acara turut dihadiri oleh Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, Ketua DPRD Karimun, Raja Rafiza, S.T., Anggota DPRD, Muhammad Firdaus, Sekretaris Umum PBVSI Kepri, Amri, S.E., serta seluruh jajaran pengurus dan anggota PBVSI Karimun yang baru dikukuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Umum PBVSI Kepri, Amri, S.E., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada ketua umum beserta jajaran pengurus baru. Ia berharap kepengurusan ini mampu membawa olahraga bola voli Karimun menjadi kekuatan utama di tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
“Bangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah-sekolah, dan dunia usaha. Kerja besar tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan butuh kerja sama yang solid untuk membawa bola voli Karimun semakin maju,” ujar Amri.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, berharap bola voli daerah ke depan mampu menembus level nasional hingga internasional. Hal ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi olahraga Kabupaten Karimun.
Bupati Iskandarsyah juga menitipkan pesan penting bagi para atlet dan pengurus:
Untuk para atlet: Diminta terus giat berlatih demi menjadi atlet yang hebat dan profesional.
Untuk pengurus baru: Diharapkan mampu menghidupkan kembali berbagai turnamen rutin guna menggerakkan sektor investasi dan sport tourism (wisata olahraga) di Karimun.

Bagi Rocky Marciano Bawole, mengomandoi cabang olahraga voli bukanlah hal yang asing. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sudah aktif menjadi atlet bola voli sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Lebih dari sekadar hobi, darah atlet voli ternyata mengalir kuat dari sang ibu.
Almarhumah ibundanya tercatat sebagai atlet voli legendaris perwakilan Provinsi Riau yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Medan pada era 1970-an, sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan dari Tanjung Balai Karimun kala itu.
”Jadi selain hobi, saya juga mengemban misi meneruskan cita-cita orang tua kami. Targetnya adalah agar Karimun bisa terus melahirkan atlet-atlet voli berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ungkap Rocky penuh bangga.
Saat ini, prestasi bola voli Kabupaten Karimun berada di posisi 3 besar untuk tingkat Provinsi Kepri. Namun, di bawah nakhoda baru, PBVSI Karimun berkomitmen untuk melompat lebih tinggi.
Rocky mengajak seluruh pengurus untuk fokus, kompak, dan berkolaborasi demi meningkatkan pencapaian dari kepengurusan terdahulu. Salah satu gebrakan awal yang direncanakan adalah membangkitkan kembali kompetisi skala regional.
”Ke depan, kita berencana untuk mengadakan kembali turnamen voli tingkat internasional yang melibatkan peserta dari Malaysia dan Singapura, seperti yang pernah sukses kita laksanakan pada tahun 2013 silam,” pungkas Rocky. (*)






